The Application of the Rules of Syari'ah as the Effect of Islamic Economic Education Improvement

  • Moh. Arifin Pascasarjana Universitas Airlangga
  • Ridan Muhtadi Pascasarjana Universitas Airlangga
  • Denizar Abdurrahman Mi’raj Pascasarjana Universitas Airlangga
Kata kunci: Madura, Application of Sharia law, Islamic Economic Education

Abstrak

Since the enactment of Law No. 22 of 1999 on Regional Autonomy which had been renewed by Law No. 32 of 2004 and renewed again Law No 24 of 2014 on Regional Government as the implementation of regional autonomy, Local Government has wide authority in the management of its area. With this wide authority, the implementation of the Regional Regulation (PERDA) of Islamic Sharia becomes more in line with the local Islamic wisdom in Madura. Currently, the development of Islamic economic education has become an interesting topic in Indonesia. After the Asian economic crisis in 1997, the neo-classical economic approachs got harsh criticism. Then it makes the widespread of Islamic economic education’s discourse.  Especially  for  Indonesia  as  the  largest  Muslim  population  country.  Global financial crisis in 2008 increasingly made Islamic economics ogled many economists and practitioners as one alternative to the prevention of economic crisis. Islamic Economic Education in Indonesia is very important. Especially if you see the growth of the financial industry and sharia business is quite rapid. So it is very necessary for the effort of planting the science of divine economics to the areas especially in Madura. To improve sharia economic education in Madura, the need for proper regulation and in accordance with the local wisdom of religious Madurese by applying and enacting the Sharia law.

Referensi

Al-Haritsi, Jaribah bin Ahmad. (2003). Fikih Ekonomi Umar bin Khathab. Jakarta: Khalifa.
Al-Jawi, Shiddiq. (2007). Sistem Ekonomi Islam Bukan Alternatif. Diambil dari rubrik, Dialog Utama, Majalah Equilibrium No. 8 Tahun 2007
Agustianto. Membumikan Ekonomi Syariah di Indonesia. Diakses dari
Agustianto. Pendidikan Ekonomi Syari'ah di Indonesia. Diakses dari http://agustianto.niriah.com/2008/04/01/pendidikan-ekonomi-syariah/Telaah Terhadap Akar Krisis Keuangan Global–Momentum Ekonomi Syariah Sebagai Solusi (Bagian 1). Diakses dari
Agustianto. Telaah Terhadap Akar Krisis Keuangan Global–Momentum Ekonomi Syariah Sebagai Solusi (Bagian 2). Diakses dari
Agustianto. Telaah Terhadap Akar Krisis Keuangan Global – Momentum Ekonomi Syariah Sebagai Solusi (Bagian 3). Diakses dari
Ahmed an-Na'im, Abdullah .(1993)' Al-Qur'an, Syari'ah, dan HAM: Kini dan di Masa
Depan, Jurnal Islamika No 02, 1993
Asnaini (2008), Pengembangan Mutu SDM Perbankan Syari'ah: Sebagai Upaya Pengembangan Ekonomi Islam. Jurnal Ekonomi Islam La_Riba, volume II, No.1, Juli 2008.
Fuadi, Suud. (2007). Fenomena Formalisasi Syariah melalui Peraturan Daerah (Studi Perbandingan Antara Perda Kab. Pasuruan dan Kota Tangerang tentang Pemberantasan Pelacuran), Skripsi UIN Malang, 2007.
Hoetoro, Arif. (2008). Ekonomi Islam: Pengantar Analisis Kesejarahan dan Metodologi. Malang: BPFE Unibraw.
Hasan,Zubair. (2008). Islamic Finance Education at Graduate Level: Current Position and Challenges. MPRA Paper No. 8615, posted06. May2008
Husaini, Adian. (2001). Rajam dalam Arus Budaya Syahwat, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar
Ikhwan dkk, Marijul. (2013),Pengaturan Hukum Pengetahuan Tradisional Sebagai Upaya Perlindungan Kearifan Lokal Madura Oleh DPRD Bangkalan, Jurnal Yustisia edisi 85 2013
Litbang Equilibrium. (2008). Geliat Microfinance di Jogjakarta: Survey Perilaku Meminjam Pedagang Pasar Kota Jogjakarta. Rubrik Litbang Majalah Equilibrium No. 9 Tahun 2008.
Moleong, Lexy. (2013). Metode Penelitian Kualitatif (edisi revisi). Bandung: RosdakaryaNarbuko, Cholid Dan Achmadi, Abu. (2004). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Prasetyantoko, A. (2008). Bencana Finansial: Stabilitas sebagai Barang Publik. Jakarta: Kompas.
Rivai, Veithzal. (2008). Akselerasi Pengembangan Pendidikan Tinggi Ekonomi Islam di Indonesia. Diakses dari http://veithzalrifai.wordpress.com /2008/06/12/akselerasi- pengembangan-pendidikan-tinggi-ekonomi-islam-di-indonesia/
Rizky, Awalil. (2007). BMT: Fakta dan Prospek Baitul Maal wat Tamwil. Jogjakarta: UCY Press.
Rumadi. (2006). Perda Syariat Islam: Jalan Lain menuju Negara Islam?, Tashwirul Afkar, Jurnal Refleksi Pemikiran Keagamaan dan Kebudayaan; Perda Syariat Menuai Makna, Edisi No 20 tahun 2006
Santoso, Topo. (2003), Membumikan Hukum Pidana Islam, Yogyakarta: Gema Insani Press
Shadr, Muhammad Baqir ash. (2008). Buku Induk Ekonomi Islam: Iqtishaduna. Jakarta: Zahira Publhising House.
Shams, Rasul. (2004). A Critical Assessment of Islamic Economics. Hamburg Institute of International Economics (HWWA) Discussion Paper 281.
Suharso, Pujo. (2006) Pro Kontra Implementasi Perda Syariah (Tinjauan Elemen Masyarakat), Jurnal Al-Mawarid Edisi 16 tahun 2006
Supranto, J. (2005). Proposal Penelitian dengan Contoh. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
www.beritastore.com. BI Dorong Perkembangan Ekonomi Syariah. . http://www.djpp.depkumham.go.id
www.bps.go.id www.zeeniter.or.id
www.agustianticentre.com
www.al-qudwah.ac.id
Kurikulum Ekonomi Islam Tetap Berkombinasi Barat dalam www.ekonomisyariah.net
Kurikulum Ekonomi Islam Masuk ke SMA di www.pkesinteraktif.com.
Diterbitkan
2018-04-18
Bentuk Sitasi
Arifin, Moh., Ridan Muhtadi, and Denizar Mi’raj. ACTIVA 1, no. 1 (April 18, 2018): 1-15. Accessed August 17, 2018. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/activa/article/view/249.
Section
Artikel