Manajemen Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah

  • Akhmad Sirojudin Institut Pesantren KH. Abdul Chalim
Kata kunci: Strategi, Madrasah Ibtidaiyah

Abstrak

Madrasah mulai didirikan dan berkembang pada abad ke 5 H atau abad ke-10 atau ke-11 M. pada masa itu ajaran agama Islam telah berkembang secara luas dalam berbagai macam bidang ilmu pengetahuan, dengan berbagai macam mazhab atau pemikirannya. Pembagian bidang ilmu pengetahuan tersebut bukan saja meliputi ilmu-ilmu yang berhubungan dengan al-Qur’an dan hadis, seperti ilmu-ilmu al-Qur’an, hadits, fiqh, ilmu kalam, maupun ilmu tasawwuf tetapi juga bidang-bidang filsafat, astronomi, kedokteran, matematika dan berbagai bidang ilmu-ilmu alam dan kemasyarakatan.[1] Aliran-aliran yang timbul akibat dari perkembangan tersebut saling berebutan pengaruh di kalangan umat Islam, dan berusaha mengembangkan aliran dan mazhabnya masing-masing. Maka terbentuklah madrasah-madrasah dalam pengertian kelompok pikiran, mazhab atau aliran. Itulah sebabnya sebahagian besar madrasah didirikan pada masa itu dihubungkan dengan nama-nama mazhab yang masyhur pada masanya, misalnya madrasah Syafi’iyah, Hanafiyah, Malikiyah atau Hanbaliyah.

Berdasarkan keterangan di atas, jelaslah bahwa penggunaan istilah madrasah, sebagai lembaga pendidikan Islam maupun sebagai aliran atau mazhab bukanlah sejak awal perkembangan Islam, tetapi muncul setelah Islam berkembang luas dan telah menerima pengaruh dari luar sehingga terjadilah perkembangan berbagai macam bidang ilmu pengetahuan dengan berbagai macam aliran dan mazhabnya. Pada awal perkembangan Islam, terdapat dua jenis lembaga pendidikan dan pengajaran, yaitu kuttab yang mengajarkan cara menulis dan membaca al-Qur’an, serta dasar-dasar pokok ajaran Islam kepada anak-anak yang merupakan pendidikan tingkat dasar. Sedangkan masjid dijadikan sebagai tingkat pendidikan lanjutan pada masa itu yang hanya diikuti oleh orang-orang dewasa. Dari masjid-masjid ini, lahirlah ulama-ulama besar yang ahli dalam berbagai ilmu pengetahuan Islam, dan dari sini pulalah timbulnya aliran-aliran atau mazhab-mazhab dalam berbagai ilmu pengetahuan, yang waktu itu dikenal dengan istilah “madrasah”. Kegiatan para ulama dalam mengembangkan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat Islam maju dengan pesatnya, bahkan dari satu periode ke periode berikutnya semakin meningkat.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Referensi

Aly, Hery Noer. 1999. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Logos.
Ali, Hamdani. 1993. Filsafat Pendidikan, Yogyakarta: Kota Kembang.
Djaelani, H. A Kadir. 2001. Konsepsi Pendidikan Agama Islam dalam Era Globalisasi, Jakarta: Putra Harapan.
Departemen Agama. 1991. Himpunan Peraturan Perundang-undangan Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta : Ditjenbinbaga Islam.
Dhofier, Z. 1982. Tradisi Pesantren, Jakarta: LP3E.
Fadjar, A. Malik. 1999. Reformasi Pendidikan Islam, Jakarta: Fajar Dunia.
Fadjar, M.A. 1998. Madrasah dan Tantangan Modernitas. Bandung: Mizan.
Hasbullah. 2001. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Maksum. 1999. Madrasah, Sejarah dan Perkembangannya, Jakarta: Logos.
Muhaimin, Yahya (Menteri Pendidikan Nasional). 2000. “Reformasi Pendidikan Nasional Munuju Indonesia”, Majalah Dwiwutan BPK Penabur Jakarta, Midyawarta, No. 69/Thn.XII, From: www.bpk. Penabur.co.id.
Rahman, Fazlur. 1985. Islam dan Modernitas tentang Transformasi Intelektual, Terj. Ahsin Mohammad, Bandung: Pustaka.
Sarijo, M. (1980). Sejarah Pondok Pesantren di Indonesia. Jakarta: Dharma Bakti.
Supriyanto, Didik. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 2, No. 1 (March 21, 2015): 70-84.
Suroyo, 1991, Perbagai Persoalan Pendidikan; Pendidikan Nasional dan Pendidikan Islam di Indonesia, Jurnal Pendidikan Islam, Kajian tentang Konsepo Pendidikan Islam, Problem dan Prospeknya, Volume 1 Tahun 1991, (Yogyakarta : Fakultas Tarbiyah IAIN.
Sudiro, M. Irsyad., Pendidikan Agama dalam Masyarakat Modern, Seminar dan Lokakarya Nasional Revitalisasi Pendidikan Luar Sekolah dalam Masyarakat Modern, Cirebon, Tanggal, 30 Agustus – 1 September 1995.
Thoha, Chabib, dan Muth'i, A. (1998). PBM-PAI di Sekolah: Eksistensi dan Proses Belajar Mengajar Pendidikan Agama Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar bekerja sama dengan Fak. Tarbiyah lAIN Walisongo Sernarang
Tadjab, 2000, Perbandingan Pendidikan, Surabaya: Karya Abditama.
Zulkarnain, 2008, Transformasdi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Manajemen Berorientasi Link and Match Yogyakarta: Pustaka Pelajar dan STAIN Bengkulu.
Diterbitkan
2019-09-27
Bentuk Sitasi
Sirojudin, Akhmad. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 6, no. 2 (September 27, 2019): 204-219. Accessed March 31, 2020. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/162.
Section
Articles