Religiusitas dan Perilaku Konsumsi Perspektif Islam (Studi pada Masyarakat Perantau Madura)

  • Nurul Fatma Hasan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
Kata kunci: religiusitas, perilaku konsumsi

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis representasi identitas keagamaan (religiusitas) dalam perilaku konsumsi masyarakat perantau Madura kemudian menganalisis perilaku konsumsi masyarakat perantau Madura tersebut berdasarkan perspektif Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian kualitatif berangkat dari fenomena yang ditemukan di lapangan kemudian dikembangkan pemahaman secara mendalam, alamiah, melibatkan konteks secara penuh, dan data dikumpulkan langsung dari informan langsung. Informan yang diambil adalah masyarakat perantau asal Desa Panyaksagan, Bangkalan, Madura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas masyarakat etnis Madura telah dikenal luas berpegang teguh pada tradisi dan ajaran Islam dalam menapak realitas kehidupan sosial budayanya. Namun representasi religiusitas (identitas keagamaan) ini belum sepenuhnya diterapkan dalam perilaku konsumsi masyarakat perantau Madura. Perilaku konsumsi masyarakat perantau Madura adakalanya belum sesuai dengan prinsip Islam. Perilaku konsumsi yang seharusnya didominasi oleh motif maslahah, kebutuhan, dan kewajiban terkadang masih dipengaruhi oleh ego, rasionalisme (materialisme), dan keinginan-keinganan yang bersifat individualistis.

Referensi

Jenita & Rustam, “Konsep Konsumsi dan Perilaku Konsumsi Islam”, JEBI, Vol. 2, No. 1 (Januari-Juni, 2017).
Mujetaba Mustafa, “Konsep Produksi dan Konsumsi dalam Al-Qur’an”, Al Amwal, Vol. 1, No. 2 (September, 2016).
Yusuf Qardhawi, Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam (Jakarta: Rabbani Press, 1995).
M. Umer Chapra, Islam dan Tantangan Ekonomi: Islamisasi Ekonomi Kontemporer, terj. Nur Hadi Ihsan dan Rifqi Amar (Surabaya: Risalah Gusti, 1999).
Soetjipto, “Adaptasi Geografi Masyarakat Petani Madura di Pedukuhan Baran Kelurahan Buring Malang”, MIPA, Vol. 37, No. 1 (Januari, 2008).
Ruski, Tinjauan Perilaku Konsumsi dari Perspektif Nilai-Nilai Budaya Lokal Kabupaten Bangkalan Madura (Unitomo, 2017).
M. Syahran Jailani, “Ragam Penelitian Qualitative (Ethnografi, Fenomenologi, Grounded Theory, dan Studi Kasus)”, Edu-Bio, Vol. 4 (2013).
O. Hasbiansyah, “Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi”, Mediator, Vol. 9, No. 1 (Juni, 2008).
Nurul Fatma Hasan & Nadhifah, Financial Management Behaviour: Fenomena pada Masyarakat Perantau asal Madura (Sidoarjo: Penerbit Meja Tamu, 2018).
Novi Indriyani Sitepu, “Perilaku Konsumsi Islam di Indonesia”, Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, Vol. 2, No. 1 (Maret, 2016).
Elvan Syaputra, “Perilaku Konsumsi Masyarakat Modern Perspektif Islam: Telaah Pemikiran Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin”, Falah Jurnal Ekonomi Syariah, Vol. 2, No. 2 (Agustus, 2017).
Galuh Nashrullah Kartika, “Konsep Ekonomi dalam Perspektif Al Quran”, Al-Ulum, Vol.1, No. 2 (April, 2016).
Mujetaba Mustafa, “Konsep Produksi dan Konsumsi dalam Islam”, Al-Amwal, Vol. 1, No. 2 (September, 2016).
Abdurrohman Kasdi, “Tafsir Ayat-ayat Konsumsi dan Implikasinya terhadap Pengembangan Ekonomi Islam”, Equilibrium, Vol. 1, No. 1 (Juni, 2013).
Diterbitkan
2018-02-26
Bentuk Sitasi
Hasan, N. (2018, February 26). Religiusitas dan Perilaku Konsumsi Perspektif Islam (Studi pada Masyarakat Perantau Madura). PROCEEDING: The 3rd Annual International Conference on Islamic Education, 3(1), 55-71. Retrieved from http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/proceeding2018/article/view/258
Section
Artikel