Dialektika Aspek Multikultural dan Gagasan Post Kolonialisme dalam Konteks Kebangsaan Indonesia

  • Moh. Irmawan Jauhari STAI-Ma’arif Kendal Ngawi
Kata kunci: aspek multikultural, post-kolonialisme, globalisasi

Abstrak

 Indonesia sebagai bangsa yang multikultural semenjak dahulu menemui beberapa permasalahan yang ada. Karena banyaknya kelompok yang beragam membutuhkan banyak kompromi agar kepentingan yang lebih besar bisa dicapai. Post-kolonialisme menitikberatkan pada hubungan masa lalu antara penjajah dan terjajah tidak terulang kembali, mengingat dewasa ini penjajahan berubah bentuk, berevolusi menjadi semakin halus dan tiada terasa. Proses dialektika antara aspek multikultural dan post-kolonialisme di Indonesia mengalami pasang surut. Mengingat setiap zaman memiliki karakteristiknya masing-masing. Proses tersebut membuat dinamika tersendiri dalam zamannya. Terlebih era globalisasi dewasa ini, dimana sekat budaya menjadi semakin halus dengan semakin terbukanya jalur komunikasi dan informasi.

Referensi

Baidawi, Zakiyudin, Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural, Jakarta:Erlangga, 2002.
Baskara T., Menuju Demokrasi Politik Indonesia dalam Perspektif Sejarah, ed Baskara T. Wardaya, Jakarta:Gramedia, 2000.
C. Kinloch, Graham, Perkembangan dan Paradigma Utama Teori Sosiologi, pent Dadang K. Ahmad, Bandung:Pustaka Setia, 2009.
Halim, Abdul, Politik Lokal:Pola, Aktor dan Alur Dramatikalnya (Perspektif Teori Powercube, modal dan Panggung), Yogajakarta:LP2B, 2014.
H. Miller, Lynn, Agenda Politik Internasional, Pent. Daryatno, Yogjakarta:Pustaka Pelajar, 2006.
John L. Esposito et.al, Dialektika Peradaban:Modernitas Budaya dan Politik di Akhir Abad 20, Jakarta:Qalam, 2002.
Kutha Ratna, Nyoman, Postkolonialisme Indonesia,Yogyakarta:Pustaka Pelajar, 2008.
Kuntowijoyo, Paradigma Islam:Interpretasi untuk Aksi,ed. AE Priyatno, Sleman:Tiara Wacana, 2016.
Lickona, Thomas, Educating for Character, Jakarta:Bumi Aksara, 2012.
Patria , Nezar, dan Andi Arif, Negara dan Hegemoni, Yogjakarta:Pustaka Pelajar, 1999.
Simon, Roger, Gagasan-Gagasan Politik Gramschi, Yogjakarta:Pustaka Pelajar, 1999.
Tholchah Hasan, Muhammad, Pendidikan Multikultural sebagai opsi penanggulangan radikalisme, Malang:Unisma, 2016.
Tan Malaka, Menuju Merdeka 100%, Jakarta:Narasi, 2014.
Tilaar, H.A.R., Multikulturalisme Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional, Jakarta:Grasindo, 2004.
Veeger, K.J., Realitas Sosial:refleksi filsafat sosial atas hubungan individu-masyarakat dalam cakrawala sejarah sosiologi, Jakarta:Gramedia Pustaka, 1992.
Walder, Dennis, A Handbook to Literary Reasearch, France: The Open Universty, 2005.
Yusuf Lubis, Akhyar, Deskontruksi Epistemologi Modern, Jakarta: Pustaka Indonesia Satu, 2006.
Tim, Jurnal Fikratuna Volume 6, Nomor 2, Juli-Desember, 2014.
Alfa Sayyidah, Postkolonialisme, dalam, http://alfasayyidah.postkolonialisme.makalah.http, diakses Januari 2018.
http://mohkusnarto.wordpress.com/masyarakat-multikulturalisme/ (7 Mei 2016)
Diterbitkan
2018-02-26
Bentuk Sitasi
Jauhari, M. (2018, February 26). Dialektika Aspek Multikultural dan Gagasan Post Kolonialisme dalam Konteks Kebangsaan Indonesia. PROCEEDING: The 3rd Annual International Conference on Islamic Education, 3(1), 72-86. Retrieved from http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/proceeding2018/article/view/259
Section
Artikel