Penerapan Model Children Learning in Science (Clis) terhadap Pembenahan Miskonsepsi IPA di MI

  • Umi Salamah Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikam Malang
Kata kunci: Model Children Learning In Science (CLIS), Miskonsepsi, IPA

Abstrak

Beberapa kesulitan dalam pembelajaran IPA adalah rendahnya pemahaman konsep siswa terhadap materi, hal ini disebabkan konsep awal yang dimiliki siswa sangat beragam, model yang digunakan dalam proses pembelajaran kurang tepat, dan sangat rendahnya literasi sains siswa sehingga menyebabkan terjadinya miskonsepsi.

Kegiatan pembelajaran didominasi dengan penyampaian materi tanpa adanya praktik mengakibatkan siswa pasif, pembelajaran berlansung di dalam kelas, belum pernah menggunakan media. Penggunaan model CLIS berangkat dari pengetahuan awal siswa,melalui pengalaman langsung siswa diajak menemukan konsep, pembelajaran berpusat pada siswa dan meningkatkan keaktifan dan kreatifitas siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penerapan model CLIS untuk membenahi miskonsepsi struktur tumbuhan pada siswa kelas IV MI Al-Hidayah Wajak-Malang.

Referensi

Dimyati,Mujiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Samatowa, Usman, 2009. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Indeks
Sutarno, Nono. 2009. Materi dan Pembelajaran IPA. Jakarta: Universitas Terbuka-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Sutrisno,dkk. 2007. Pengembangan Pembelajaran IPA SD. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional
Tim Seqip. 2003. Konsep IPA Terpilih di SD Kesalahan yang Sering Dijumpai & Saran Penyelesaiannya. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Bumi Aksara.
Diterbitkan
2018-02-26
Bentuk Sitasi
Salamah, U. (2018, February 26). Penerapan Model Children Learning in Science (Clis) terhadap Pembenahan Miskonsepsi IPA di MI. PROCEEDING: The 3rd Annual International Conference on Islamic Education, 3(1), 270-274. Retrieved from http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/proceeding2018/article/view/276
Section
Artikel