Pengaruh Mencocok terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak di RA Darun Najah Desa Klangrong Kejayan Pasuruan Tahun Pelajaran 2019

  • Uswatun Hasanah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto
  • Luluk Rochanah STITNU Al Hikmah Mojokerto

Abstrak

Tujuan penelitianini untuk mengetahui pengaruh mencocok terhadap perkembangan  motorik halus anak. Metodologi penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitiannya adalah penelitian Eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre-Experimental Designs dengan menggunakan One-Group Pre-Test-Post-Test Designs. Populasi dari penelitian ini adalah anak di RA Darun Najah Desa Klangrong Kejayan Pasuruan Tahun Pelajaran 2017-2018 sebanyak 10 anak. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh yang teknik pelaksanaanya dilakukan dengan mengambil semua anggota populasi untuk digunakan sebagai sampel.Hal ini dilakukan karena jumlah populasi relatif kecil yakni kurang dari 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan melalui lembar observasi tentang mencocok. Hasilpeneliti dan dibantu dengan guru melakukan pengukuran awal (pre-test) yang bertujuan mengetahui kemampuan awal anak. Setelah perlakuan diberikan, peneliti melakukan pengukuran kembali (post-test) dengan mengunakan instrumen penelitian yang sama dengan instrumen terhadap pengukuran awal (pre-test) yaitu lembar observasi mencocok. Selanjutnya hasil yang diperoleh dari pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji statistik nonparametrik dengan uji jenjang bertanda wilcoxon dengan rumus z karena sampel yang digunakan 10. Terhadap analisis data ini diperoleh zhitung>ztabel  (2,80>2,26), Sehingga h0 ditolak hal ini berarti bahwa mencocokmemiliki hasil yang sigtifikan terhadap perkembangan motorik halus terhadap anak  RA Darun Najah Desa Klangrong Kejayan. Peningkatan perkembangan motorik halus anak ditunjukkan dengan kenaikan skor pemahaman anak mencocok setelah mengikuti mencocok. Kenaikan skor pemahaman mencocok terhadap setiap anak tidak sama. perbedaan ini dikarenakan oleh tingkat konsentrasi terhadap setiap anak berbeda sehingga informasi yang diterima setiap anak juga berbeda.

Referensi

Aisyah, Siti dkk, Pembelajaran Terpadu, Universitas Terbuka
Asmani, Jamal Ma’ruf. 2011. Penelitian Tindakan Kelas. Jogjakarta : Laksana
Arikunto,Suharsimi,dkk. (2006). Penelitian Tindakan Kelas.:Bumi Aksara.
Anonim. (2011). Pedoman Penerapan Pendekatan BCCT dalam PAUD.: Depdiknas Dirjen PAUD.
Duwi Priyatno, 2012, Belajar Cepat Olah Data Statistik dengan SPSS. Yogyakarta: Andi
Emzir, 2008, Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif & Kualitatif. PT. Rajagrafindo Persada.
Hamalik, Oemar, 2004. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara
Herawati, Netti. (2006).Buku Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini.: Quantum
Rochanan.Luluk. (23 Februari 2019).Urgensi Workplace Fun Pendidik Terhadap Perkembangan Sosial Emosi Anak Usia Dini di Kabupaten Pasuruan.URL https://scholar.google.co.id/citations?hl=id
Rochanah, Luluk, Wathon. Aminatul (2016).Pesona Media dan Sumber Belajar Anak usia Dini.: Media Guru
Rahmani Astuti, 2003, Revolusi belajar untuk anak. Bandung : Kaifa
Sugiyono.(2009). Permainan Kreatif untuk Mencerdaskan Anak.: Media Kita.
Yudhi Munadi, 2008, Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru,
Jakarta : Gaung Persada Press.
Diterbitkan
2019-04-04
Bentuk Sitasi
Hasanah, U., & Rochanah, L. (2019, April 4). Pengaruh Mencocok terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak di RA Darun Najah Desa Klangrong Kejayan Pasuruan Tahun Pelajaran 2019. PROCEEDING: The Annual International Conference on Islamic Education, 4(1), 304-317. Retrieved from http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/proceedings/article/view/398
Section
Artikel