Analisis Variasi Penyajian Menu Makanan terhadap Nafsu Makan pada Anak Usia 2-4 Tahun di Desa Badang

  • Putri Maulidia Universitas Negeri Surabaya
  • Nurhenti Dorlina Simatupang Universitas Negeri Surabaya
  • Sri Widayati Universitas Negeri Surabaya
  • Kartika Rinakit Adhe Universitas Negeri Surabaya
Kata kunci: Variasi Menu Makanan, Nafsu Makan, Anak Usia Dini

Abstrak

Kemampuan orang tua terutama ibu dalam menyajikan menu makanan yang bervariatif sangat penting dilakukan, karena untuk memenuhi gizi dan nutrisi anak pada masa golden age. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh orang tua yang memiliki kemampuan relatif kurang dalam menyajikan menu makanan yang bervariatif, sehingga anak memiliki kurang nafsu makan. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi penyajian menu makanan terhadap peningkatan nafsu makan pada anak usia 2-4 tahun di desa Badang. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang tua dan 4 anak usia 2-4 tahun di Desa Badang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles and Huberman, yakni : 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, dan 4) verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) variasi penyajian menu makanan yang bervariasi atau berganti tiga kali dalam sehari dapat meningkatkan nafsu makan anak, 2) pemenuhan gizi dan nutrisi akan terpenuhi jika makanan yang disajikan mengandung empat sehat lima sempurna, 3) anak memiliki nafsu makan yang tinggi ketika orang tua ikut menemani makan bersama sambil bercerita dan berkomunikasi, 4) mengenalkan makanan atau menu baru kepada anak dengan cara anak diajak untuk masak bersama kemudian orang tua ikut mencicipi makanan tersebut, sehingga anak juga memiliki rasa ingin mencoba makanan tersebut.

Referensi

Agus Wibowo. 2017. Pendidikan Karakter Usia Dini Strategi membangun Karakter Di Usia Emas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dyah, Umiyarni Purnamasari. 2018. Panduan Gizi & Kesehatan Anak Sekolah. Yogyakarta: Penerbit Andi)
Fauziddin, 2016. Penerapan Belajar Melalui Bermain Balok Unit Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Curicula. Vol 1 No 3
Izzatul Azizah & Asyifa Robiatul Adawiyah. 2020. Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak (Bayi, Balita, Dan Usia Prasekolah). Anggota Ikapi.
Luh Ayu Purnama Dewi. 2017. Peranan Orang Tua Dalam Pembentukan Karakter Dan Tumbuh Kembang Anak. 2(7), 83–91.
Rahmawati, F. 2016. Hubungan Pengetahuan Ibu, Pola Pemberian Makan, dan Pendapatan Keluarga Terhadap Status Gizi Balita di Desa Pajerukan Kecamatan Kalibagor (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Purwokerto).
Rigal, N., Claire C., Sylvie I., Monery P. & Sandrine. 2012. Links Between Maternal Feeding Practices and Children‟s Eating Difficulties. Validation Of French Tools. Journal Appetite. 58(1), 629-637.
Pujiastuti, N. 2013. Ilmu Gizi untuk Praktisi Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Schmidt dan Charles, W. 2014. Beyond Malnutrition: The Role Of Sanitation In Stunted Growth. Evironmental Health Perspectives. 122 (11): A298.
Sugiono, 2017. Metode Penelitian Kombinasi. (mix methode). Bandung: Alfabeta
Sujiono, Sujuini YN, Bambang. 2004. Menu Pembelajaran Anak Usia Dini. Jakarta: PT Cipta Pendidikan.
Supartini, Y. 2014. Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak. Jakarta: EGC
Diterbitkan
2022-07-30
Bentuk Sitasi
Maulidia, P., Simatupang, N., Widayati, S., & Adhe, K. (2022, July 30). Analisis Variasi Penyajian Menu Makanan terhadap Nafsu Makan pada Anak Usia 2-4 Tahun di Desa Badang. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 8(2), 159-171. https://doi.org/https://doi.org/10.29062/seling.v8i2.1229
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)