Aspek Pedadogis dalam Dakwah Rasulullah SAW: Studi Analitis Atas Q.S. Al-Jumu’ah 62: 2

  • Achmad Muchammad Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Abstrak

Kitab suci al-Qur`an menyebutkan bahwa dalam diri Rasulullah terdapat suri tauladan yang baik (QS. Al-Ahzab 33: 21). Sebagai sosok yang dijadikan percontohan, Rasulullah memiliki kapasitas beragam sehingga setiap individu yang bermaksud meneladani beliau dapat menemukan gambaran ideal sesuai kapasitas pribadinya. Salah satu kapasitas yang melekat pada beliau adalah sebagai guru bagi para Sahabatnya. Adapun materi yang disampaikan berwujud wahyu Ilahi yang ditindaklanjuti dengan penjelasan yang dengan sendirinya menjelma menjadi al-Sunnah. Sisi ini menjadi menarik untuk dikaji sebab, sudah jamak diketahui, beliau adalah seorang revolusioner yang sukses dalam membumikan risalah Ilahiah yang diembannya dalam jangka waktu yang amat singkat hanya sekitar 23 tahun. Barangkali tidak berlebihan manakala ada asumsi tentang bagaimana dahsyatnya pola dakwah serta nuansa pendidikan yang digoreskan beliau dalam setiap dakwahnya tersebut sehingga menghasilkan output yang demikian cemerlang, jika diaplikasikan dalam proses belajar mengajar yang selama ini berjalan. Fokus pembahasan akan diarahkan pada QS. Al-Jumu’ah 62: 2 dengan menggunakan pendekatan analitis atau yang biasa disebut metode tahliliy dalam tafsir.

Downloads

Download data is not yet available.
Diterbitkan
2014-03-17
Bentuk Sitasi
Muchammad, Achmad. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 1, no. 1 (March 17, 2014): 22-27. Accessed October 23, 2021. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/31.
Section
Articles