Inovasi Bimbingan dan Penyuluhan Daerah Rawan Konflik pada Sejatim Himmatun Ayat (Serikat Janda Yatim, Himpunan Muslim Penyantun Anak Yatim)
Keywords:
Inovasi, Bimbingan dan Penyuluhan, Himmatun AyatAbstract
Perhatian ekonomi dan pendidikan pada anak yatim dan ibunya menjadi sangat penting agar tidak terjadi rawan konflik, karena ketika sang ayah yang menjadi sumber ekonomi meninggal dunia, maka kehidupan ekonomi dan pendidikan mereka akan bermasalah. Si ibu saat itu berubah menjadi ibu rumah tangga sekaligus menjadi kepala rumah tangga dan tulang punggung ekonomi keluarga.
Suatu daerah dikategorikan rawan konflik sosial karena memudarnya rasa saling percaya antar warga, terputusnya komunikasi antar warga, dan hilangnya kohensivitas sosial antar warganya, Suatu daerah dikatakan terbertengi dari konflik jika dapat menjalankan Syari’at agamanya dengan baik, dan terwujudnya keluarga yang sakinah.
Peran penyuluh Agama Islam sangat signifikan dalam peningkatan spriritualitas masyarakat, Dengan HIMMATUN AYAT (Himpunan Muslim Penyantun Anak Yatim) yang kemudian dapat terwujudnya SEJATIM (Serikat janda Yatim), maka dapat mewujudkan kesejahteraan anggotanya, baik secara ekonomi, pendidikan maupun spiritualitasnya. Sehingga anak- anak yatim, anak-anak terlantar dan para janda dapat terpenuhi kebutuhannya dan dapat menjalani kehidupan yang layak seperti masyarakat pada umunya, sehingga terciptalah keluarga yang sakinah mawaddah warohmah.
References
Al-Qur'an dan Tafsirnya, (Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia, 1991), hal. 229
Decki Natalis Pigay BIK. Evolusi Nasionallisme dan Sejarah Konflik Politik di Papua, (Jakarta: PT. Dinamika Daya Andalan, 2000), hal.67
Dirjen Bimbingan Islam, 2004 :23
Hadist riwayat An-Nasa’i 3178, dishahihkan oleh Syaikh al-Albani, Shahihut Targhib wattarhib.6
Hamka, Prinsip dan Kebijakan Dakwah Islam, (Jakarta: Pustaka Panjimas, 1981), hal. 159.
Harun Al-Rasyid dkk, Pedoman Pembinaan Dakwah bil-Hal, (Jakarta: Depag RI, 1989), hal.10
Henry Iwansyah, Segregasi Sosial dan Relevansinya dengan Konflik Komunal Berbasis Sara (Lampung: Percetakan Osa, 2013), hal 13.
https//kbbi.web/id/rawan.html
KMA RI Nomor 39 Tahun 2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2015 - 2019
Mohammad Noor. Dkk, Al-Quran Al-Karim dan Terjemahannya Departemen Agama RI, (Semarang: PT Karya Toha Putra, 1996), hal. 1108.
Muhammad ‘Abdul Aziz al-Khauly, al-Adab al-Nabawy, (Beirut: Daar al-Fikr, t.th.), hal. 117.
Muhammad Jamaludin Al Qosimi, TafsirAl-Qosimi, (tkt: Dar al-Ihya' Kutub al Arabiyah, 1957).
Muhsin M. K, Mari Mencintai Anak Yatim, (Jakarta: Gema Insani Pres, 2003), hal. 2
Q. S. An Nisa':75, Depag. RI, Al Hikmah, Al-Qur'an Terjemah, cetakan ke 10 .(CV. Penerbit Diponegoro) hal.90
Q.S Al Isro’ 84 Departemen Agama RI,Al Qur’an dan terjemahnya, (Duta ilmu Surabaya, 2009)
Save M Dagun, Psikologi Keluarga (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2002) hal.106.
Soetjipto Wirosardjono, "Dakwah: Potensi dalam Kesenjangan" dalam Majalah Pesantren, No. 4 Vol. IV (Jakarta: P3M, 1987), hal. 5
Syaikh Mahmud Syaitut, Metodologi Al-Qur’an, (Solo: CV. Ramadhani, 1991), hal. 116


