Analisis Kompetensi Literasi Digital Mahasiswa PGMI dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Interaktif

Authors

  • Didik Supriyanto STITNU Al Hikmah Mojokerto, East Java

Keywords:

literasi digital, PGMI, media pembelajaran interaktif, calon guru, kompetensi digital

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital menuntut mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) memiliki kompetensi literasi digital yang memadai sebagai bekal menjadi guru profesional. Literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan mencari, mengevaluasi, mengelola, menciptakan, dan mendistribusikan informasi secara etis melalui berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kompetensi literasi digital mahasiswa PGMI dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kompetensi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Responden terdiri atas 150 mahasiswa PGMI semester IV, VI, dan VIII yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket dengan skala Likert yang mengukur empat dimensi literasi digital, yaitu digital skills, digital safety, digital ethics, dan digital content creation. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi literasi digital mahasiswa berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 79,2%. Aspek digital skills memperoleh skor tertinggi (84,1%), sedangkan aspek digital content creation memperoleh skor terendah (72,4%). Mahasiswa telah mampu memanfaatkan berbagai aplikasi digital seperti Canva, PowerPoint Interaktif, Google Sites, Wordwall, Quizizz, dan Learning Management System dalam mendukung pembelajaran. Namun demikian, kemampuan merancang media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan sesuai karakteristik peserta didik masih memerlukan penguatan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum PGMI yang lebih berorientasi pada pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), integrasi kecerdasan artifisial (AI), serta peningkatan praktik pengembangan media digital pada setiap mata kuliah kependidikan.

References

Agustina, M., Rahmi, R., & Saputra, A. (2024). Enhancing digital literacy: An analysis of Islamic primary school prospective teachers' competency in navigating the digital era. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 8(3), 451–460.

Anastasha, D. A., et al. (2025). Development of interactive learning media to improve literacy skills of elementary students. Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI, 11(1), 1–12.

Bates, A. W. (2022). Teaching in a Digital Age: Guidelines for Designing Teaching and Learning (3rd ed.). Vancouver: Tony Bates Associates Ltd.

Belshaw, D. A. J. (2014). The Essential Elements of Digital Literacies. London: CreateSpace Independent Publishing Platform.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

European Commission. (2022). DigComp 2.2: The Digital Competence Framework for Citizens: With New Examples of Knowledge, Skills and Attitudes. Luxembourg: Publications Office of the European Union.

European Commission. (2022). Ethical Guidelines on the Use of Artificial Intelligence (AI) and Data in Teaching and Learning for Educators. Luxembourg: Publications Office of the European Union.

Gilster, P. (1997). Digital Literacy. New York: Wiley Computer Publishing.

Koehler, M. J., Mishra, P., & Cain, W. (2013). What is technological pedagogical content knowledge (TPACK)? Journal of Education, 193(3), 13–19.

Miarso, Y. (2018). Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054.

OECD. (2023). Digital Education Outlook 2023: Towards an Effective Digital Education Ecosystem. Paris: OECD Publishing.

Oktafiani, N., Tayeb, T., & Rosdiana. (2020). Pengaruh kemampuan literasi digital terhadap keterampilan mahasiswa program studi PGMI. Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 2(2), 89–102.

Redecker, C. (2017). European Framework for the Digital Competence of Educators: DigCompEdu. Luxembourg: Publications Office of the European Union.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2023). Research Methods for Business: A Skill-Building Approach (9th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Susanti, E., Hikmat, A., & Syafi’i, I. (2024). Improving students’ digital literacy through interactive multimedia-based learning. PrimaryEdu: Journal of Primary Education, 8(2), 145–156.

UNESCO. (2018). UNESCO ICT Competency Framework for Teachers: Version 3. Paris: UNESCO.

UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Technology in Education—A Tool on Whose Terms? Paris: UNESCO.

Downloads

Published

2025-11-23

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Kompetensi Literasi Digital Mahasiswa PGMI dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Interaktif. (2025). SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(2), 87-107. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/scholastica/article/view/3175