Pola Asuh Orang Tua Pengganti terhadap Pembentukan Konsep Diri Anak Usia 5-6 Tahun di TKK
DOI:
https://doi.org/10.29062/seling.v8i1.1054Keywords:
Pola Asuh, Orang Tua Pengganti, Konsep Diri, Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Asuh Orang Tua Pengganti Terhadap Pembentukan Konsep Diri Anak Usia 5-6 Tahun di TKK Swasta Fatima Soa Desa Seso Kecamatan Soa Kabupaten Ngada.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia dini. Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi berupa foto- foto selama melakukan penelitian di lapangan. Metode analisis data menggunakan penjodohan Campbel dengan beberapa teknik antara lain: Pernyataan umum (General Of Statetment), Pemilihan Pernyataan (Sorting The Statetment), Peta Konsep (Development Of The Concepmap). Hasil penelitian menunjukan bahwa Pola Asuh Orang Tua Pengganti Terhadap Pembentukan Konsep Diri Anak Usia 5-6 Tahun di TKK Swasta Fatima Soa Desa Seso Kecamatan Soa Kabupaten Ngada: bentuk pengasuhan yang digunakan orang tua pengganti dalam membentuk konsep diri seorang anak ialah melalui pembiasaan dan melibatkan anak secara langsung untuk menaanti berbagai peraturan yang ada di rumah, membiasakan anak untuk tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan rumah dan pemberian penghargaan berupa pujian saat anak dapat melakukan halhal baik sesuai apa yang diharapkan serta pemberian hukuman berupa hukuman fisik dan psikis terhadap anak, saat anak melakukan kesalahan atau melanggar aturan yang di buat di rumah.
References
Baumrind, Santrock, J. W. (2004). Pola Asuh Otoritas Orang tua. PT Erlangga.
Brooks, J. (2011). The Process Of Parenting. Pustaka Pelajar.
Fono, Y. M., Fridani, L., & Meilani, S. M. (2019). Kemandirian dan Kedisplinan Anak yang Diasuh oleh Orangtua Pengganti. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 537. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.245
Meka, M. (2019). Hubungan Antar Konsep Diri Dengan Hasil Belajar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Mahasiswa PG-PAUD. IMEDTECH, 3(1), 152–161.
Setiono, K. (2011). Psikologi Kelurga. PT. Alumni.
Aqib, Z. (2008). Sekolah Ramah Anak Mencegah Kekerasan Dalam Sekolah.
Burn R.B (1993). Konsep Diri Teori, Pengukuran, Perkembangan Dan Perilaku. (Ahli Bahasa: Edi. Jakarta: Arcan.
Dacholfany, M. I., & Hasanah, U. (2018). Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Konsep Islam.
Hadi, Abdul. 2016. Nilai- Nilai Pendidikan Keluarga Dalam UUD No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.An- Nisa. (online), IX (2) : 101- 121, (http://e-journal).
Hartati Sofia. (2005). Perkembangan Belajar Pada Anak Usia Dini. Jakarata: Departeman Pendidikan Nasional
Mansur. 2005. Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Islam, (Yokyakarta: Pustaka Pelajar)
Makagingge, M. (2019, November).Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Sosial Anak.Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol 3, no 2.
Modul Teori Belajar Dan Pembelajaran. (2019).
Rahmat, Jalludin.2005. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Robert Yin. (1996), Studi Kasus And Methodelogi. Jakarta: PT Raja Grafindo Parsada, h. 140
Susilo, S. (2016).Pedoman Penyelenggaraan Paud.Cibubur-Jakarta.
Shochib, M. (2014).Pola Asuh Orang Tua Dalam Membantu Anak Mengembangkan Disiplin Diri. Jakarta.
Yasmin, H. Martinis. 2013. Strategi Dan Metode Dalam Model Pembelajaran. Jakarta: Refrensi Gp Pres Group.Yulianti,
Dwi (2010). Bermain Sambil Belajar Sains di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: PT Indeks



