Mengoptimalkan Kemampuan Logika Matematika Anak Usia Dini Melalui Permainan Sains

  • Siti Marli’ah Univesitas PGRI Ronggolawe
Kata kunci: Permainan Sains, Kecerdasan Logika Matematika

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan sains terhadap perkembangan kemampuan logika matematika pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang menggunakan bentuk rancangan nonequivalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan di KB Islam Terpadu Al Uswah Tuban dengan subyek penelitian sebanyak 40 anak yang dibagi menjadi  kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji ANOVA atau uji F. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa secara garis besar permainan sains dapat mengoptimalkan kemampuan logika matematika anak. Hal ini terbukti dengan adanya perbedaan hasil kemampuan logika matematika antara kelompok eksperimen yaitu sebesar 70% dan kelompok kontrol sebesar 58,75%. Selanjutnya disarankan untuk guru dan lembaga PAUD agar menerapkan kegiatan bermain sains sebagai salah satu alternatif kegiatan untuk menstimulasi kemampuan logika matematika anak.

Referensi

Amstrong, Thomas. (2002). Sekolah Sang Juara: Menerapkan Multiple Intelligence
di Dunia Pendidikan 2nd . Terjemahan. Bandung: Kaifa.
Campbell, linda, Bruce Campbell, dan Dee Dickinson. (2002). Teching and Learning
through Multiple Intelligence. Terjemahan. Depok: Inisiasi Press.
Gardner, Howard. (2003). Kecerdasan Majemuk. Batam: Interaksara.
Lwin, May, dkk. (2008). How to Multiply Your Child’s Intelligence. Yogyakarta:
Penerbit Indeks.
Musfiroh, Tadkiroatun. (2008). Pengembangan Kecerdasan Majemuk. Jakarta: Universitas Terbuka.
Nugraha, A. (2005). Pengembangan Pembelajaran Sains Anak Usia Dini. Jakarta: Danendra.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional no 58 tahun 2009, Standar PAUD
Riduwan. (2009). Rumus dan Data Analisa Statistik. Bandung: Alfabeta
Riyanto, Y. (2001). Metodologi Penelitian. Surabaya: SIC.
Semiawan, Conny. (2002). Belajar dan Pembelajaran dalam Taraf Usia Dini.
Jakarta: Prennhalindo.
Setiawan, A. (2017). Pengaruh Kemampuan Analisis terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Intellegent Quotion (IQ). Numerical, 1(1), 57–78. https://doi.org/10.25217/jn.v1i1
Setiawan, A. (2018). Meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini melalui media pembelajaran matematika di ra ma’arif 1 kota metro. Seling:Jurnal Program Studi PGRA, 4, 181–188.
Sujarweni. (2012). Statistika Untuk Penelitian. Yogyakarta: Graha Ilmu
Sujiono & Sujiono. (2010). Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan Jamak. Jakarta:
PT. Indeks.
Sujiono, N. Tampiomas, E. Zainal, R. (2007). Metode Pengembangan Kognitif. Jakarta:Depdiknas.
Suyanto, S. (2005). Pembelajaran Untuk Anak TK. Jakarta: Depdiknas.
Diterbitkan
2019-01-24
Bentuk Sitasi
Marli’ah, S. (2019, January 24). Mengoptimalkan Kemampuan Logika Matematika Anak Usia Dini Melalui Permainan Sains. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 5(1), 39-53. Retrieved from http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/seling/article/view/361
Section
Articles