Tafsir: Pengertian, Dasar, dan Urgensinya
Keywords:
Tafsir, Al-Qur'an, MufassirAbstract
Secara sederhana, tafsir dapat diartikandengan penjelasan dan penyingkapan. Dari sudut pandang fi’il (kata kerja), tafsir berarti menjelaskan atau menyingkap maksud sesuatu teks atau kalimat. Pengertian yang sifatnya umum ini kemudian mengerucut dan mengarah pada sebuah pemahaman bahwa yang dimaksud sebagai objek yang dijelaskan tersebut ialah ayat-ayat Al-Qur`an. Dengan demikian, menafsirkan al-Qur`an berarti menjelaskan dan menyingkap kandungan makna dalam ayat-ayatnya.
Jamak diketahui bahwa tidak seluruh ayat Al-Qur`an dapat dipahami secara mudah, dan bahkan mudah itu sendiri juga bersifat relatif sehingga sangat mungkin pemahaman suatu ayat dinilai gamblang oleh sebagian kalangan tapi tidak bagi yang lainnya. Di sinilah wilayah kerja tafsir. Dengan memanfaatkan ilmu tafsir beserta seperangkatnya kesulitan-kesulitan tersebut dapat diminimalisir – kalau enggan menggunakan istilah teratasi.
Di samping itu, pemanfaatan ilmu tafsir juga dapat membatasi atau menyaring tingkat subyektifitas penafsirnya sehingga hasil yang diperoleh lebih mendekati pada maksud ayat yang sebenarnya, sehingga secara otomatis pemaknaan yang mengarah pada selera penafsir dapat dihindari. Sebab, kecenderungan penafsir senantiasa akan mewarnai karya tafsirnya: bila kecenderungan tersebut mengarah pada hal-hal positif -- seperti semakin mendorong kejelasan hasil penafsirannya sebagaimana ditunjukkan oleh ayat-ayat yang ditafsirkannya -- tentu tidak mengapa, namun bila berlaku sebaliknya tentu karya tafsir serupa ini kurang pantas dikategorikan tafsir melainkan justifikasi saja atas kepentingan-kepentingan yang melingkupi sang penafsir.
Kajian ini bermaksud menyelami tafsir dari aspek pengertian, dasar-dasar yang digunakan, dan urgensinya. Membahas aspek pengertian mempunyai signifikansi vital sebab tanpa pengertian yang memadai sebuah pembahasan akan menemui kerapuhan pada tiap-tiap bagiannya. Sementara dasar-dasar tafsir lebih banyak menyoroti tataran dalil atau argumen teoritis yang bersumber dari Al-Qur`an dan hadits Nabi sebagai legalitas tafsir. Adapun urgensi tafsir adalah kebutuhan yang mendesak akan eksistensi tafsir, sebab dari tafsir inilah sederet pasan-pesan Ilahiah mulai dari perintah, larangan, hikmah, kisah-kisah umat terdahulu, dan hal-hal lain yang berasal dari Al-Qur`an dapat dikuak.
References
Aceh, Abu Bakar. Sejarah Al-Qur`an, cetakan ke VI, Solo: Ramadhani, 1989.
al-Akbariy, Abu al-Baqa` Abdullah bin al-Husain. Al-Tibyan fi I’rab al-Qur`an, juz 2, Beirut: Dar al-Fikr, 2005.
Ali, Abdullah Yusuf. The Holy Qur’an: Text, Translation, and Commentary, Maryland: Amana Corp, 1983, hal. 933.
al-Ashfahaniy, Al-Raghib.Al-Mufradat fi Gharib al-Qur`an, Beirut: Dar al-Ma’rifat, 2001.
Baidan, Nashruddin. Wawasan Baru Ilmu Tafsir, cetakan ke-II, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.
…………………... Metode Penafsiran Al-Qur`an: Kajian Kritis atas Ayat-ayat yang Beredaksi Mirip, cetakan II, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.
al-Baqiy, Muhammad Fu`ad Abd. Al-Mu’jam al-Mufahras li Alfadh al-Qur`an, Indonesia: Maktabah Dahlan, tth.
Bucaille, Maurice. Bibel, Al-Qur`an dan Sains Modern, terj: H. M. Rasjidi, Jakarta: Bulan Bintang, 1978.
al-Dzahabiy, Muhammad Husain. Al-Tafsir wa al-Mufassirun, juz I, ttp: Mush’ab bin Umair, 2004.
…………………….... Al-Ittijahat al-Munharifat fi Tafsir al-Qur`an Dawafi’uha wa Daf’iha, ttp: Maktabah Wahbah, 1986.
Echols, John M. dan Hassan Shadily, Kamus Inggris Indonesia, cetakan ke-XXVII, Jakarta: Gramedia, 2003.
Goldziher, Ignaz. Mazhab Tafsir: Dari Aliran Klasik hingga Modern, terj: M. Alaika Salamullah, dkk, Yogyakarta: eLSAQ Press, 2003.
al-Hasaniy, Muhammad bin Alawiy al-Malikiy. Al-Qawa`id al-Asasiyyah fi ‘Ulum al-Qur`an, Malang: Hai`at al-Shafwat, tth.
…………………….. Zubdat al-Itqan fi ‘Ulum al-Qur`an, Jeddah: Dar al-Syuruq, 1986.
Hidayat, Komaruddin. Wahyu di Langit Wahyu di Bumi: Doktrin dan Peradaban Islam di Panggung Sejarah, Jakarta: Paramadina, 2003.
al-Hilali, M. Taqiuddin, dan Muhammad Muhsin Khan. The Noble Qur`an English Translation of The Meanings and Commentary, Madinah: King Fahd Glorius Qur`an Printing Complex, tth.
al-Hilaliy, Majdi. Al-‘Audah ila al-Qur`an: Li Madza wa Kaifa?, Kairo: Dar al-Taizi’ wa al-Nasyr al-Isalamiyyah, 2003.
al-Jurjaniy, Ali bin Muhammad. Al-Ta’rifat, ttp: Al-Haramain, 1421 H.
al-Khaiyl, Sulaiman bin Abdillah bin Hamud Aba. Mashadir al-Diniy al-Islamiy wa Abraza Mahasinuhwa Mayazah, Riyadh: Dar al-‘Ashimah, 2010.
al-Qatthan, Manna’ Khalil. Mabahits fi ‘Ulum al-Qur`an, ttp: Mansyurat al-‘Ashr al-Hadits, tth.
……………………... Studi Ilmu-ilmu Al-Qur`an, terj: Mudzakkir AS, Jakarta: Litera Antar Nusa, 2000.
Rahman, Yusuf, dkk. Qur`anic Studies in Contemporary Indonesia, Jakarta: UIN Jakarta Press, 2015.
ash-Shabuniy, Muhammad Ali. Tafsir Ayat al-Ahkam min al-Qur`an, juz 1, Beirut: Dar al-Kutub, 1999.
ash-Shabuniy, Ali. Al-Tibyan fi ‘Ulum al-Qur`an, Jakarta: Dar al-Kutub al-Islamiyyah, 2003.
Shihab, M. Quraish. Wawasan Al-Qur`an: Tafsir Maudlu’i atas Pelbagai Persoalan Umat, cetakan XVII, Bandung: Mizan, 2006.
……………………... Kaidah Tafsir: Syarat, Ketentuan, dan Aturan yang Patut Anda Ketahui dalam Memahami Ayat-ayat Al-Qur`an, cetakan ke-III, Tangerang: Lentera Hati, 2015.
al-Sid, Muhammad ‘Ata. Sejarah Kalam Tuhan: Kaum Beriman Menalar Kalam Al-Qur`an Masa Nabi, Klasik dan Modern, terj: Ilham B. Saenong, Jakarta: Teraju, 2004
Suryadilaga, M. Alfatih, dkk. Metodologi Ilmu Tafsir, cetakan ke-III, Yogyakarta: Teras, 2010.
al-Suyuthiy, Jalal al-Din Abd al-Rahman bin Abu Bakr. Al-Itqan fi ‘Ulum al-Qur`an, jilid 2, Beirut: Dar al-Kutub, 2007.
al-Syaukaniy, Muhammad bin Ali bin Muhammad. Fath al-Qadir, jilid 1, Beirut: Dar al-Kutub, 2003.
Syurbasyi, Ahmad. Study tentang Sejarah Perkembangan Tafsir Al-Qur`an, terj: Zufran Rahman, Jakarta: Kalam Mulia, 1999.
Tim Redaksi Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi ketiga, cetakan ke-III, Jakarta: Balai Pustaka, 2005.
Yaapar, Md. Salleh.“Takwil sebagai Bentuk Hermeneutika Islamâ€, dalam Jurnal ‘Ulumul Qur`an, Vol. III, No. 3, Tahun 1992.
al-Zarkasyiy,Badr al-Din Abi Abdillah Muhammad bin Bahadur bin Abdillah. Al-Burhan fi ‘Ulum al-Qur`an, Beirut: Dar al-Kutub, 2007.
al-Zarqaniy, Muhammad Abd al-Adhim. Manahil al-‘Irfan fi ‘Ulum al-Qur`an, Beirut Dar al-Kutub, 2004.
Zuhailiy, Wahbah. Al-Tafsir al-Wajiz, Damaskus: Dar al-Fikr, 1431 H.


