Reformulasi Hukum Keluarga Islam dalam Perspektif Keadilan Substantif di Era Globalisasi
Keywords:
Hukum Keluarga Islam, Keadilan Substantif, Globalisasi, Maqashid al-Syari’ahAbstract
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis reformulasi hukum keluarga Islam dalam perspektif keadilan substantif di era globalisasi. Hukum keluarga Islam selama ini sering dipahami secara normatif dan tekstual, sehingga dalam praktiknya belum sepenuhnya mampu menjawab dinamika sosial kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), serta pendekatan normatif dan sosiologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa reformulasi hukum keluarga Islam perlu dilakukan dengan mengedepankan prinsip keadilan substantif, yaitu keadilan yang tidak hanya berorientasi pada teks hukum, tetapi juga mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan kemanusiaan. Pendekatan maqashid al-syari’ah menjadi kerangka penting dalam membangun hukum keluarga Islam yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan tantangan globalisasi.
References
Abdullah, Amin. (2006). Islamic Studies di Perguruan Tinggi: Pendekatan Integratif-Interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ali, Zainuddin. (2012). Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
An-Na’im, Abdullahi Ahmed. (2002). Islam and the Secular State: Negotiating the Future of Shari‘a. Cambridge: Harvard University Press.
Asmin. (1986). Status Perkawinan Antar Agama Ditinjau dari Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974. Jakarta: Dian Rakyat.
Azra, Azyumardi. (2013). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana.
Basyir, Ahmad Azhar. (2000). Hukum Perkawinan Islam. Yogyakarta: UII Press.
Coulson, Noel J. (1964). A History of Islamic Law. Edinburgh: Edinburgh University Press.
Engineer, Asghar Ali. (2003). The Rights of Women in Islam. New Delhi: Sterling Publishers.
Esposito, John L. (2001). Women in Muslim Family Law. Syracuse: Syracuse University Press.
Hallaq, Wael B. (2009). An Introduction to Islamic Law. Cambridge: Cambridge University Press.
Hazairin. (1986). Hukum Kekeluargaan Nasional. Jakarta: Tintamas.
Hooker, M.B. (2008). Indonesian Syariah: Defining a National School of Islamic Law. Singapore: ISEAS.
Ibrahim, Johnny. (2007). Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia.
Kelsen, Hans. (2007). General Theory of Law and State. New Jersey: Transaction Publishers.
Mahmood, Tahir. (1987). Personal Law in Islamic Countries. New Delhi: Academy of Law and Religion.
Mudzhar, M. Atho. (1993). Fatwa-Fatwa Majelis Ulama Indonesia: Sebuah Studi tentang Pemikiran Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: INIS.
Rahman, Fazlur. (1982). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press.
Saeed, Abdullah. (2006). Interpreting the Qur’an: Towards a Contemporary Approach. London: Routledge.
Syarifuddin, Amir. (2014). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.
Wadud, Amina. (1999). Qur’an and Woman: Rereading the Sacred Text from a Woman’s Perspective. Oxford: Oxford University Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abdul Halim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


