Hubungan Persepsi Guru dalam Pembelajaran Tatap Muka dengan Kemandirian pada Anak Usia 5-6 Tahun

  • Indarwati Sholikhah Universitas Negeri Surabaya
  • Nurhenti Dorlina Simatupang Universitas Negeri Surabaya
  • Sri Widayati Universitas Negeri Surabaya
  • Kartika Rinakit Adhe Universitas Negeri Surabaya
Kata kunci: Persepsi Guru, Pembelajaran Tatap Muka, Kemandirian Anak

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara persepsi guru dalam pembelajaran tatap muka dengan kemandirian anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yaitu kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ialah seluruh guru TK di kecamatan Waru, kabupaten Sidoarjo berjumlah 464 dengan lembaga sekolah yang ada di kecamatan Waru berjumlah 102. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling sehingga sampel yang didapatkan sejumlah 70 guru. Metode survei dalam bentuk kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang digunakan. Teknik Analisis data terdiri dari: uji validitas dengan rumus Product Moment, uji reliabilitas dengan rumus Alpha Cronbach dan uji korelasi dengan rumus Pearson Correlation. Perhitungan dengan rumus Pearson Correlation bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak hubungan signifikan antara persepsi guru dengan kemandirian anak. Berdasarkan perhitungan uji korelasi, didapatkan r hitung 0,598 dan r tabel dengan taraf signifikan 5% = 0,198 dengan kata lain r hitung>r tabel (0,598>0,198) maka bisa disimpulkan terdapat hubungan cukup kuat antara persepsi guru dengan kemandirian anak. Selain itu hasil penelitian keseluruhan data menunjukkan nilai mean dengan nilai 3.3, sedangkan pada nilai data median dan modus memperoleh nilai sebesar 3. Pada hasil penelitian terlihat jika lembaga sekolah yang memiliki akreditasi A memiliki nilai rata-rata sebesar 83, sedangkan sekolah yang akreditasi B memiliki rata-rata sebesar 86. Maka temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata penerapan persepsi guru mengenai kemandirian pada lembaga yang terakreditasi B lebih baik dari lembaga sekolah yang terakreditasi A. Sehingga hasil penelitian ini lebih menekankan pada sistem pembelajaran tatap muka dengan melihat kemandirian anak usia 5-6 tahun ditinjau dari persepsi guru.

Referensi

Akbar, R. F. (2015). Analisis Persepsi Pelajar Tingkat Menengah Pada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10(1), 189–210. https://doi.org/10.21043/edukasia.v10i1.791
Danauwiyah, N. M., & Dimyati, D. (2021). Kemandirian Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 588–600. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.994
Data Pokok Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. (2022).
Desmita. (2012). Psikologi Perkembangan Peserta Didik, Panduan BagiOrang Tua Dan Guru Dalam Memahami Psikologi Anak Usia SD, SMP,Dan SMA. Bandung: Remaja Rosadakarya
Dyannita Anggraeni. (2017). Upaya Guru Melatih Kemandirian Anak Usia di Kelompok B3 TK Dharma Wanita Persatuan Serdang Kecamatan Tanjung Bintang Lampung Selatan. Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan IAIN Raden Intan Lampung, 8.5.2017.
Ihsani, N., Kurniah, N., & Suprapti, A. (2018). Hubungan Metode Pembiasaan Dalam Pembelajaran Dengan Disiplin Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 3(1), 50–55.
Komala, K. (2015). Mengenal dan mengembangkan kemandirian anak usia dini melalui pola asuh orang tua dan guru. Tunas Siliwangi, 1(1), 31–45. http://e-journal.stkipsiliwangi.ac.id/index.php/tunas-siliwangi/article/view/90
Lestari, N. A., & Simatupang, N. D. (2018). Studi Deskriptif Penanganan Guru Menumbuhkan Kemandirian Dalam Aktivitas Belajar Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Kartini Bojonegoro. Jurnal Paud Teratai, 7(Vol 7 No 3 (2018)), 1–6. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paud-teratai/article/view/26287
Nurhalim, K. (2011). Pendidikan Seumur Hidup. Semarang: Unnes Press.
Pratesi, P. C. (2018). Persepsi Guru Paud Terhadap Faktor-Faktor Yang Menghambat Dalam Melaksanakan Pembelajaran Di Paud Se-Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 72–79. https://doi.org/10.19109/ra.v2i2.2849
Putra, kusuma dwi. jannah, mitakul. (2012). Perkembangan Keandirian Usia Dini (Usia 4-6 Tahun) Di Taman Kanak-Kanak Assalam Surabaya. 01(03).
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2012). Perilaku Organisasi, Edisi 12 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.
Simatupang, N. D., Widayati, S., Adhe, K. R., & Shobah, A. N. (2021). Penanaman Kemandirian Pada Anak Usia Dini Di Sekolah. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 3(2), 52. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v3i2.593
Sugiyono. (2018). Metode Peneiltian Kuantitatif, Kualitatif Kombinasi dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharsismi. (2016). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Prakti Edisi Revisi VII. Jakarta: Rineka Cipta.
Thahir, A. (2014). Psikologi Belajar: Buku Pengantar dalamm Memahami Psikologi Belajar. 291. file:///C:/Users/adi laksono/Downloads/Psikologi Belajar Buku Pengantar dalam Memahami Psikologi Belajar by Andi Thahir, S.Psi.,M.A.,Ed.D (z-lib.org).pdf
Wiyani, N. A. (2013). Bina Karakter anak usia dini; Panduan Orang tua dan Guru dalam Membentuk Kemandirian dan Kedisiplinan Anak Usia Dini. Ar-Ruzz Media.
Diterbitkan
2022-07-28
Bentuk Sitasi
Sholikhah, I., Simatupang, N., Widayati, S., & Adhe, K. (2022, July 28). Hubungan Persepsi Guru dalam Pembelajaran Tatap Muka dengan Kemandirian pada Anak Usia 5-6 Tahun. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 8(2), 131-142. https://doi.org/https://doi.org/10.29062/seling.v8i2.1222
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)