Evaluasi Implementasi Permendikdasmen 11/2025 Terhadap Kapasitas SDM Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.69896/modeling.v12i4.3030Keywords:
Beban Kerja Guru, Permendikdasmen 11 Tahun 2025, Kapasitas SDM Pendidikan, Evaluasi CIPP, Profesionalisme GuruAbstract
Penelitian ini mengevaluasi implementasi Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025 tentang beban kerja guru di SDN 03 Latak, sebuah sekolah dasar semi-rural di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain evaluatif Model CIPP (Context, Input, Process, Product) dan analisis Miles, Huberman, & Saldaña (2014), penelitian ini menggali pemahaman, kesiapan sumber daya, dinamika pelaksanaan, serta dampak kebijakan terhadap kapasitas SDM pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa kebijakan ini relevan namun implementasinya menghadapi kesenjangan pemahaman literasi kebijakan, variasi kesiapan SDM, keterbatasan infrastruktur digital, serta supervisi yang belum optimal. Beban kerja guru relatif seimbang namun pengembangan profesional dan inovasi pembelajaran belum mendalam, sementara kolaborasi guru belum terlembaga. Dampak positif terlihat pada profesionalisme behavioral dan attitudinal, namun aspek intellectual masih lemah. Kesimpulan utama adalah implementasi kebijakan berada pada fase transisi yang membutuhkan dukungan sistemik, pendampingan intensif, dan penguatan kapasitas bertahap dari tingkat sekolah hingga nasional. Saran difokuskan pada penguatan literasi kebijakan guru, supervisi akademik berbasis data, digitalisasi administrasi, pelembagaan kolaborasi, pendampingan teknis pengawas, serta penyempurnaan kebijakan operasional dan infrastruktur TI.
Downloads
References
Admiraal, W. (2019). Schools as professional learning communities: What can schools do to support professional development of their teachers? Professional Development in Education, 47(4). https://doi.org/10.1080/19415257.2019.1665573 DOI: https://doi.org/10.1080/19415257.2019.1665573
Aisah, S., & Suherman, A. (2020). The role of professionalism of teachers in improving the quality of primary education. International Journal of Instruction, 13(3), 139–154.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Dunn, W. N. (2003). Public policy analysis: An introduction (3rd ed.). Prentice Hall.
Fatih Azza, N., et al. (2021). Implementasi kebijakan pendidikan. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 4(2), 262–265. http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/ DOI: https://doi.org/10.31004/jrpp.v4i2.3254
Hall, G. E., & Hord, S. F. (2015). Implementing change: Patterns, problems, and promising strategies (4th ed.). Pearson.
Hasbi, M. (2025). Profesionalisme pendidik sebagai pilar utama mutu pendidikan di semua jenjang. Journal of Humanities Social Sciences and Education, 1(5), 15–26. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i5.233 DOI: https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i5.233
Hidayatullah, F. S. (2023). Hubungan beban kerja, perencanaan SDM, dan kinerja guru. Journal of Education and Teaching (JET), 4(1). https://doi.org/10.51454/jet.v4i1.231 DOI: https://doi.org/10.51454/jet.v4i1.231
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 11 Tahun 2025 tentang Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas.
Kuswara, K. (2024). Evaluasi program pelatihan guru terhadap peningkatan keterampilan mengajar dan prestasi akademik siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(8), 443–449. https://doi.org/10.59141/japendi.v5i8.2714 DOI: https://doi.org/10.59141/japendi.v5i8.2714
Mawaddah, S. N., et al. (2025). Analisis kesiapan guru dalam beradaptasi terhadap kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa, 11(1), 532–542. DOI: https://doi.org/10.31932/jpdp.v11i1.4470
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mulyadi, D., & Sugiyono. (2018). The impact of teacher workload on student learning outcomes. Journal of Education and Practice, 9(1), 87–94.
Nugraha, A. R., et al. (2022). Problematika guru honorer dan guru nondik di era Society 5.0. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 10019–10025.
Nugroho, B., & Baswedan, A. (2022). Evaluasi kebijakan pendidikan: Pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Gramedia Pustaka Utama.
Nurjanah, S., & Santoso, H. (2019). Challenges in implementing educational policies in rural and remote areas of Indonesia. Journal of Education and Learning, 13(2), 201–209.
Pebriana, P. H., Rosidah, A., & Nurhaswinda, N. (2025). Peningkatan literasi digital guru untuk pembelajaran berbasis teknologi di era digital. Journal of Human and Education, 5(1), 137–148.
Rahayu, S., & Lestari, P. (2018). The effectiveness of school supervision in improving teacher performance. International Journal of Educational Research Review, 3(3), 88–95.
Rahmadani Putri, Y., Syafitri Amizi, D., & Hendrizal, H. (2024). Profesionalisme guru dan peningkatan mutu pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 43529–43535. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/23990
Sabatier, P. A., & Jenkins-Smith, H. C. (2023). The policy process: Ideas, interests, and institutions (5th ed.). CQ Press.
Samsilayurni, S., Surismiati, S., Lestari, W., Nurlena, N., Utami, S., & Walid, A. (2025). Principal leadership and supervision as predictors of teacher professional competency: An empirical analysis. Tadbir: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 9(1), 83–94. https://journal.iaincurup.ac.ac.id/index.php/JSMPI/article/view/12833 DOI: https://doi.org/10.29240/jsmp.v9i1.12833
Tamam, B. (2020). Educational organizational and leadership analysis in elementary school. Journal of Educational Management and Leadership, 10(1), 1–15. https://doi.org/10.33369/jeml.1.1.25-30 DOI: https://doi.org/10.33369/jeml.1.1.25-30
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Moh. Ibnu Abas Abas, Fatihatul Mahmudah, Haryanto, Pardiyanto, Nurkolis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







