Strategi Pembelajaran PAI dalam Mengatasi Dekadensi Moral Remaja Era Digital di SMA IT Baitul Qur’an Bandar Labuhan

Authors

  • Dayana Sabila Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Mahariah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.69896/modeling.v13i2.3191

Keywords:

(pai) learning strategies, moral decadence, digital era

Abstract

This study aims to identify effective Islamic Religious Education (PAI) learning strategies in addressing moral decadence among adolescents in the digital era, particularly bullying behavior, at SMA IT Baitul Qur'an Bandar Labuhan. Moral decadence among adolescents in the digital era includes behaviors such as bullying, promiscuity, and social media anxiety resulting from exposure to technology without the filter of religious values. Bullying is chosen as the focus because it is a primary indicator of moral decline among students in the digital school environment. This research employs a field research approach with a qualitative method. Data were collected through non-participant observation over three months involving 30 eleventh-grade students, interviews with PAI teachers, students, the school principal, and parents, as well as documentation. Data analysis includes data reduction, data display, and conclusion drawing and verification using method triangulation and source triangulation techniques. The results show that an expository learning strategy, complemented by initial motivational guidance (7 minutes) and closing motivation (10 minutes) during lessons, is effective in addressing adolescent moral decadence. This strategy integrates Islamic values directly and systematically through aqidah akhlak instruction (2 hours per week), incorporating discussions of cyberbullying cases, role-playing simulations of victims and perpetrators, and monitoring of daily reflective journals.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Ghazali, M. (1986). Iḥyāʾ al-ʿulūm: Penghidupan Ilmu-Ilmu Agama, terj. Jakarta: Pustaka Islam.

Almahdi, M. R. D. (2024). Pencegahan Bullying Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak (Studi Kasus pada Siswa Kelas X MAN 5 Bojonegoro). Skripsi. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Az-Zuhaili, Wahbah. (2005). Tafsir Al-Wajiz Jilid 9. Damaskus: Dar Al-Fikr.

An-Nawawi, Y. bin S. (2010). Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim ibn al-Hajjaj. Beirut: Dar Ihya’ al-Turath al-’Arabi.

Ausubel, David P. (1968). Educational Psychology: A Cognitive View. New York: Holt, Rinehart & Winston.

Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. Handbook I: Cognitive Domain. New York: David McKay Company.

Chadwick, M. (2014). "Smartphone Access and Cyberbullying Among High School Students". Journal of Digital Behavior 5(2): 5–12.

Daryanto. (2024). "Penerapan Arahan Motivasi dalam Pembelajaran PAI untuk Mengurangi Bullying di Sekolah". Jurnal Pendidikan Agama Islam 11(1): 8–15.

Dedi Susanto, Risnita, dan M. Syahran Jailani. (2023). "Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data dalam Penelitian Ilmiah". QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora 7(1): 55–57.

Diannita. (2023). Penyebab Bullying pada Remaja: Faktor Keluarga, Teman Sebaya, dan Media Sosial. Surabaya: Alvabet.

Fahmi, A. (2025). "Efektivitas Strategi Pembelajaran PAI dalam Menurunkan Kasus Bullying di SMA IT". Jurnal Pendidikan Islam 13(2): 170–185.

Febriana, R. (2024). "Dampak Psikologis Cyberbullying pada Remaja: Kecemasan, Depresi, dan Trauma". Jurnal Psikologi Remaja 8(1): 1–12.

Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum.

Hasibuan, A. (2012). Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Moral Siswa. Medan: Universitas Islam Nusantara.

Hinduja, S., & Patchin, J. W. (2015). Bullying Beyond the Schoolyard: Preventing and Responding to Cyberbullying (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Corwin.

Ibnu Katsir (2000), Tafsir Al-Qur'an Al-'Azim (Tafsir Ibnu Katsir), Jilid 4, diterjemahkan oleh M. Abdul Ghoffar, Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi'i.

Ilyas, M. (2018). “Ghibah Perspektif Sunnah”. Jurnal Al-Qadau, Peradilan dan Hukum Keluarga Islam, 5(1): 152

Iskarim, A. (2016). Pembimbingan Moral dalam Pendidikan Agama Islam: Nasihat dan Keteladanan sebagai Strategi Efektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kartono, K. (2007). Dekadensi Moral: Kemunduran Nilai-Nilai Moral dan Perilaku Menyimpang. Jakarta: Rajawali Pers.

Killen, R. (1998). "Direct Instruction as Expository Learning Strategy". Dalam Effective Teaching Methods, edited by W. Sanjaya, 177–185. Jakarta: Rajawali Pers.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan Tafsirnya (Edisi yang Disempurnakan). Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kohlberg, L. (1981). The Philosophy of Moral Development: Moral Stages and the Idea of Justice. San Francisco: Harper & Row.

Muhajir, A. (1988). Strategi Pembelajaran PAI: Menumbuhkembangkan Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan. Surabaya: Al-Ikhlas.

Muhaimin. (2024). "Strategi Pembelajaran PAI dalam Mengelola Interaksi Belajar Mengajar". Dalam Pendidikan Agama Islam di Era Modern, edited by O. Rosidin, 32–35. Jakarta: Prenada Media.

Muslim, I. (2006). Shahih Muslim (Kitab al-Birr wa al-Shilah wa al-Adab, Hadis No. 2589). Riyadh: Dar Tayyibah.

Nacthweiy, S. (2024). "Cyberbullying di Era Digital: Tantangan deteksi dan Pengendalian dalam Ruang Virtual". Jurnal Pendidikan dan Masalah Sosial 11(2): 1–15.

Nisa, E., dan A. Nisrina. (2025). "Strategi Efektif Pembelajaran PAI: Kontekstualisasi Nilai-Nilai Agama dengan Media Digital dan Pembelajaran Berbasis Pengalaman Spiritual". Jurnal Pendidikan Islam 14(2): 112–128.

Pustaka, L. (2023). Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi V. Jakarta: Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Robbi, A. (2025). "Strategi Pembelajaran Kontekstual PAI untuk Membentuk Karakter Remaja Cerdas Digital". Jurnal Pendidikan Agama Islam 13(1): 23–24.

Rosidin, O., ed. (2024). Pendidikan Agama Islam di Era Modern. Jakarta: Prenada Media.

Rusman. (2008). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Safitri, E., & Fahmy, U. (2024). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Dekadensi Moral Siswa di SMAN 9 Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. QOSIM : Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 2(1), 24–32.

Sauri, S. (2010). Moral sebagai Ajaran Kesusilaan: Tuntunan Perbuatan Baik dan Buruk. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, W. (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sanjaya, W. (2012). Pembelajaran Kontekstual: Konsep dan Aplikasi dalam Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an (Jilid 13). Jakarta: Lentera Hati.

Siregar, A. R. (2025). "Strategi Guru PAI dalam Mencegah Kenakalan Remaja di Madrasah: Pendekatan Keteladanan, Pembelajaran Berbasis Nilai Islam, dan Penguatan Karakter melalui Kegiatan Ekstrakurikuler". Jurnal Pendidikan Agama Islam 12(1): 45–62.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, D., Risnita, dan M. S. Jailani. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data dalam Penelitian Ilmiah. Lampung: QOSIM Press.

Tapscott, D. (2009). Grown Up Digital: How the Net Generation is Changing Your World. New York: McGraw-Hill.

Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Downloads

Published

17-06-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

“Strategi Pembelajaran PAI Dalam Mengatasi Dekadensi Moral Remaja Era Digital Di SMA IT Baitul Qur’an Bandar Labuhan”. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 13, no. 2 (June 17, 2026): 162–181. Accessed August 23, 2026. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/3191.

Similar Articles

1-10 of 564

You may also start an advanced similarity search for this article.