Faktor Kepribadian terhadap Pemerolehan dan Perkembangan Bahasa Anak Usia SD/MI

  • Ni'mah Afifah Universitas Alma Ata Yogyakarta
Kata kunci: gender, Tipe Kepribadian, Pemerolehan Bahasa

Abstrak

Secara garis besar, pemerolehan bahasa anak dipengaruhi oleh dua faktor, yakni faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Tulisan ini berupaya menganalisa membahas faktor intrinsik pemerolehan bahasa anak, khususnya faktor kepribadian. Dan dalam konteks ini terdapat empat tipe kepribadian yang kita kenal dan tiap orang memiliki dominasi pada salah satu tipe tersebut dalam kepribadiannya. Ada yang dominan memiliki tipe kepribadian sanguin,melankolis, plegmatis maupun koleris. Dan secara garis besar bisa diklasifikasikan dalam bentuk kepribadian introvert dan extrovert. Kepribadian merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa. Faktor ini berkaitan dengan apa yang terjadi dalam diri pebelajar. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan penguasaan pemerolehan bahasa pada siswa berkepribadian extrovert dan introvert, siswa ekstrovert memiliki kompetensi pemerolehan lebih tinggi daripada siswa berkepribadian introvert. Demikian juga pada tipe kepribadian sanguin, koleris, plegmatis dan melankolis juga berhubungan erat dengan pemerolehan dan perkembangan bahasa pada anak usia SD/MI

Downloads

Download data is not yet available.

Referensi

Aliah B. Purwakania Hasan, (2008), Psikologi Perkembangan Islami, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Brown, H. Douglas. 2008. Prinsip Pebelajaran dan Pengajaran Bahasa (Jakarta: Kedutaan Besar Amerika.
Elizabeth B. Hurlock, Psikologi Perkembangan, Jakarta: Erlangga
Endang Rusyani. 2008. Pemerolehan Bahasa Indonesia Anak Usia 2,5 Tahun (Studi Kasus terhadap Pemerolehan Bahasa Anak Usia Dini). Jurusan Pendidikan Luar Biasa FIP UPI.
Iwan’s Blog. Jenis-Jenis Kepribadian Berdasarkan Type dan Golongan Darah. http://rydernocturno.blog.friendster.com/2008/12/jenis-jenis-kepribadian-berdasarkan-type-dan-golongan-darah/ diakses 25 Okt 2010.
Maslow, Abraham. 1993. Motivasi dan Kepribadian 2: Teori mOtivasi dengan Pendekatan Hierarki Kebutuhan Manusia. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo.
Nababan, Sri Utari Subiakto. 1992. Psikolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia.
Atminingsih, Ni Made. 2013., “Pengaruh Gender dan Kepribadian Terhadap Kompetensi Berbicara BahasaInggris”. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, Jilid 46, Nomor 3, Oktober 2013. )
Schultz, Duane. 1991. Psikologi Pertumbuhan: Model-Model Kepribadian Sehat. Yogyakarta: Kanisius.
Sunarto, Agung Hartono, Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: Rineka Cipta
Supriyanto, Didik. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 2, no. 2 (September 3, 2015): 66-75. Accessed January 25, 2019. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/67.
Wanda Y.Ginn, Jean Piaget - Intellectual Development http://www.SK.com.br/.sk-vyqot.htrnl) diakses 23 Oktober 2010.
Yulianto, Bambang. . Pengantar Teori Belajar Bahasa.( Surabaya: Unesa University Press.,2011)
Yusuf, Syamsu,(2011),Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Diterbitkan
2018-09-26
Bentuk Sitasi
Afifah, Ni’mah. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 5, no. 2 (September 26, 2018): 234-246. Accessed April 24, 2019. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/344.
Section
Articles