Media Elektronik dan Pengawasan Orang Tua sebagai Pendidikan Anti Kekerasan AUD dalam Perspektif Psikologi

  • Yorita Febry Lismanda PGRA Universitas Islam Malang
  • Mutiara Sari Dewi PGRA Universitas Islam Malang
  • Ika Anggraheni PGRA Universitas Islam Malang
Kata kunci: kekerasan usia 4—6 tahun, media elektronik, pengawasan

Abstrak

Anak usia 4—6 tahun berada pada tahap pra operasional konkrit. Stimulus negatif yang diperoleh anak pada masa itu, membentuk sikap anak di masa yang akan datang. Adanya tontonan Tv, games, dan video yang mengandung tindak kekerasan merupakan bentuk stimulus negatif. Data KPAI menunjukkan 78,3% anak usia MI hingga SMA melakukan kekerasan. Salah satu faktor yang menyebabkan, dimungkinkan adanya stimulus negatif yang diperoleh anak sejak dini. Berdasarkan paparan tersebut, prosiding ini membahas alternatif mengatasi kekerasan sejak anak usia 4–6 tahun dari perspektif psikologi.

Pendekatan yang digunakan dalam prosiding ini adalah pendekatan kualitatif. Data berupa fakta banyaknya kekerasan yang dilakukan anak,  tontonan di tv, games,dan video yang mengandung unsur kekerasan, tahapan perkembangan anak, dan dampak dari tontonan. Data tersebut diambil melalui studi pustaka dari beberapa referensi yang  dianalisis  dan hasilnya disampaikan secara deskriptif.

Berdasarkan data yang diperoleh, simpulan dari prosiding ini: Faktor penyebab anak menjadi pelaku kekerasan berasal dari tontontan yang mengandung tindak kekerasan dan ditiru anak sejak dini. Cara mengatasi anak yang melakukan kekerasan adalah dengan pemberian tontonan pada media elektronik (tv, games, video) yang banyak mengandung nilai edukasi dan diperkuat adanya pengawasan orang dewasa terdekatnya, khususnya orang tua sejak anak dalam usia dini

Referensi

Asmawati, Luluk. 2010. Pengelolaan Kegiatan Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta:
Universitas Terbuka.
Hidayat, Otib. 2009. Metode Pengembangan Moral dan Nilai-nilai Agama. Jakarta: Universitas Terbuka.
Pranawati, Rita. 2014. Kekerasan Pada Anak dan Aspek Kuratif. (Handout Seminar). Yogjakarta.
Santrock, J.W. 2007. Psikologi Pendidikan (edisi kedua). (Penerj. Tri Wibowo B.S). Jakarta: Kencana.
Seefeldt dan Wasik. 2008. Pendidikan Anak Usia Dini: Menyiapkan Anak Usia Tiga, Empat, dan Lima Tahun Masuk Sekolah. Jakarta: PT. Indeks.
Slavin, Robert. 2011. Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik. Jakarta: Indeks.
Snow , Kyle. 2014. Bullying in Early Childhood Education. Washington, DC: NAEYC.
Suparno Paul. 2001. Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogjakarta: Kanisius.
Susanto. 2016. KPAI: Faktor Lingkungan Picu Kekerasan Anak (Online) http://kabar24.bisnis.com/read/20160321/79/530241/kpai-faktorlingkungan-picu-kekerasan-anak diakses tanggal 25 April 2016.
Temkin, Deborah. 2015. To Prevent Bullying, Focus On Early Childhood. Washington, DC: NAEYC.
-. 2006. Family Involvement in Early Childhood Education (Harvard Family Research Project). Cambridge: Harvard
-. 2014. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35: Tentang Perlindungan Anak. Jakarta.
Diterbitkan
2018-04-15
Bentuk Sitasi
Lismanda, Y., Dewi, M., & Anggraheni, I. (2018, April 15). Media Elektronik dan Pengawasan Orang Tua sebagai Pendidikan Anti Kekerasan AUD dalam Perspektif Psikologi. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 1(2), 108-116. Retrieved from http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/seling/article/view/242
Section
Articles