Peran Literasi Digital Guru Dalam Implementasi Pendidikan Kesetaraan Gender Di Pendidikan Anak Usia Dini
Keywords:
literasi digital, pendidikan anak usia dini, kesetaraan gender, pendidikan responsif gender, pembelajaran inklusifAbstract
Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki kompetensi literasi digital yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang inklusif dan responsif terhadap gender. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi digital guru dalam implementasi pendidikan kesetaraan gender di lingkungan PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di TK Dharma Wanita 2 Setren, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Subjek penelitian terdiri atas empat guru, satu kepala sekolah, empat orang tua, serta 20 anak usia 4–6 tahun sebagai partisipan observasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital guru berperan penting dalam mengimplementasikan pendidikan kesetaraan gender melalui kemampuan memilih, mengevaluasi, dan memanfaatkan media digital yang bebas dari stereotip gender. Pemanfaatan video edukatif, buku cerita digital, media visual, dan permainan interaktif memberikan kesempatan belajar yang setara bagi anak laki-laki maupun perempuan, mendorong interaksi pembelajaran yang inklusif, serta membentuk pengalaman belajar yang menghargai keberagaman. Penelitian ini menghasilkan model konseptual yang menunjukkan bahwa literasi digital guru menjadi fondasi dalam membangun pembelajaran responsif gender melalui seleksi media digital, strategi pembelajaran inklusif, dan interaksi tanpa bias gender. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kompetensi guru PAUD serta penguatan kebijakan pendidikan yang berorientasi pada transformasi digital dan kesetaraan gender.
References
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.
Bem, S. L. (1981). Gender schema theory: A cognitive account of sex typing. Psychological Review, 88(4), 354–364. https://doi.org/10.1037/0033-295X.88.4.354
Bird, J., & Edwards, S. (2021). Children learning to use technologies through play: A digital play framework. British Journal of Educational Technology, 52(3), 1159–1171. https://doi.org/10.1111/bjet.13070
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Dong, C., Cao, S., & Li, H. (2020). Young children's online learning during COVID-19 pandemic: Chinese parents' beliefs and attitudes. Children and Youth Services Review, 118, 105440. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2020.105440
Ertmer, P. A., & Ottenbreit-Leftwich, A. T. (2020). Teacher technology change: How knowledge, confidence, beliefs, and culture intersect. Journal of Research on Technology in Education, 52(2), 1–5.
Falloon, G. (2020). From digital literacy to digital competence: The teacher digital competency (TDC) framework. Educational Technology Research and Development, 68(5), 2449–2472. https://doi.org/10.1007/s11423-020-09767-4
Gilster, P. (1997). Digital literacy. John Wiley & Sons.
Instefjord, E. J., & Munthe, E. (2020). Educating digitally competent teachers: A study of integration of professional digital competence in teacher education. Teaching and Teacher Education, 88, 102986. https://doi.org/10.1016/j.tate.2019.102986
Lucas, M., Bem-Haja, P., Siddiq, F., Moreira, A., & Redecker, C. (2021). The relation between in-service teachers' digital competence and personal and contextual factors: What matters most? Computers & Education, 160, 104052. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2020.104052
Maulida, Susi. 2025. Efektivitas Penerapan Literasi Digital terhadap Keterampilan Naratif pada Anak Usia Dini. (2025). SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 11(1), 25-31. http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/seling/article/view/2992
Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054. https://doi.org/10.1111/j.1467-9620.2006.00684.x
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2021). The state of school education: One year into the COVID-19 pandemic. OECD Publishing.
Redecker, C. (2017). European framework for the digital competence of educators: DigCompEdu. Publications Office of the European Union.
Tondeur, J., Scherer, R., Siddiq, F., & Baran, E. (2021). Enhancing pre-service teachers' technological pedagogical content knowledge (TPACK): A systematic review. Educational Research Review, 34, 100395. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2021.100395
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing.
UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education—A tool on whose terms? UNESCO Publishing.
UNICEF. (2021). The state of the world's children 2021: On my mind—Promoting, protecting and caring for children's mental health. UNICEF.
United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. United Nations.



