Penguatan Pendidikan Karakter melalui Full Day School
DOI:
https://doi.org/10.69896/modeling.v11i1.2094Keywords:
Character Education, Full Day SchoolAbstract
Pendidikan karakter merupakan hal yang sangat urgen bagi siswa sebagai modal dalam melakukan berbagai aktivitas kehidupan di sekolah dan di lingkungan masyarakat. Tujuan artikel ini adalah untuk memberikan gambaran tentang program full day school di SDIT Amanah Langkat, dalam upaya penguatan karakter siswanya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penerapan Penguatan Pendidikan Karakter melalui Full Day School di SDIT Amanah Langkat dilakukan dengan menggunakan teori behaaviour. Adapun kegiatan pembelajaran Full Day School di SDIT Amanah Langkat meliputi muraja’ah (tahfidz), shalat dhuha, shalat zuhur, shalat ashar, sedekah, infaq, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Proses pembentukan karakter juga dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka, renang, dan panahan. Nilai karakter siswa yang menonjol di SDIT Amanah Langkat yaitu karakter religius, mandiri, dan kedisiplinan.
Downloads
References
Baharudin, B., & Wahyuni, E. N. (2012). Teori Belajar & Pembelajaran. Yogyakarta: Ar -Ruzz Media
Djaali. (2011). Psikologi Pendidikan. Malang: PT. Bumi Aksara.
Echols, John M. & Hassan Shadily. (1996). Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hamidi, H. S., Dkk. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa. In Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing Dan Karakter Bangsa. Jakarta: Puskur Balitbang Kemendiknas.
Hasan, Nor. (2006). Full Day School Model Alternatif Pembelajaran Bahasa Asing. Jurnal Tadris Vol. 1 (1).
Hendarman, dkk, Konsep dan Pedoman: Penguatan Pendidikan Karakter, Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017.
Husamah, Pantiwati, Restian, and Sumarsono. (2018). Belajar & Pembelajaran. Malang: UMM Press.
Linckona, Thomas, Pendidikan Karakter: Panduan Lengkap mendidik Siswa Menjadi Pintar dan Baik, Bandung: Nusa Media, 2014.
Pratama, I. B. (2013). Landasan Pembelajaran. Bali: Undiksha Press
Puspitasari, R. Y., & Airlanda, G. S. (2021). Meta -Analisis Pengaruh Pendekatan
Romli, Moch. (2004). Manajemen Pembelajaran di Sekolah Dasar Full Day School. Disertasi. UM Malang.
Seli, Muhammad. (2009). Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Full Day School di Sekolah Alam Bilingual Madrasah Tsanawiyah Surya Buana Lowokwaru Malang. Skripsi. UM Malang.
Sismanto. (2007). Menakar Kapitalisasi Full Day School. http://mkpd.wordpress.com/2007/05/21/ menakar-kapitali-sasi-“full-dayschoolâ€/. Diakses pada tanggal 17 Agustus 2016 pukul 10.37 WIB.
Sugandi, A. (2007). Teori Pembelajaran. Semarang: UPT MKK UNNES
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabet.
Sukmadinata. Nana Syaodih. (2011), Landasan Psikologi Proses Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya
Sukur, Basuki. (2007). Full Day School Harus Proporsional Sesuai Jenjang dan Jenis Sekolah. http://smkn1lmj.sch.id/dl/fuldayschool.p df Diakses pada tanggal 15 Agustus 2016 pukul 18.58 WIB
Tirtonegoro, Sutratinah. (2005). Anak Super Normal dan Pendidikannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Yudrik, Jahja. Psikologi Perkembangan. Jakarta. 2013. Kencana Prenamadia Group







