Efektivitas Penggunaan Learning Management System (LMS) dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa
DOI:
https://doi.org/10.69896/modeling.v11i3.2840Keywords:
Learning Management System, Kemandirian Belajar, Teknologi PendidikanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan Learning Management System (LMS) dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. LMS merupakan platform digital yang menyediakan berbagai fitur untuk mendukung proses pembelajaran daring, seperti penyampaian materi, diskusi, evaluasi, dan pelacakan kemajuan belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment). Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa SMA yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan LMS dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat kemandirian belajar antara kedua kelompok. Siswa yang belajar menggunakan LMS menunjukkan tingkat kemandirian yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar secara konvensional.
Downloads
References
Ardiansyah, R. (2021). Pengaruh LMS terhadap Motivasi dan Hasil Belajar. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(1), 45-56.
Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Dabbagh, N., & Kitsantas, A. (2012). Personal Learning Environments, social media, and self-regulated learning: A natural formula for connecting formal and informal learning. The Internet and Higher Education, 15(1), 3–8.
Garrison, D. R., & Vaughan, N. D. (2008). Blended Learning in Higher Education: Framework, Principles, and Guidelines. San Francisco: Jossey-Bass.
Hamalik, O. (2010). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Harasim, L. (2012). Learning Theory and Online Technologies. New York: Routledge.
Heinich, R., Molenda, M., Russell, J. D., & Smaldino, S. E. (2002). Instructional Media and Technologies for Learning. New Jersey: Merrill Prentice Hall.
Moore, M. G., & Kearsley, G. (2011). Distance Education: A Systems View of Online Learning. Belmont: Wadsworth.
Nugroho, A., & Wulandari, S. (2020). Penggunaan LMS dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi. Jurnal Pendidikan Digital, 4(2), 98-110.
Nugroho, S., & Wulandari, R. (2020). Pengaruh LMS terhadap Kemandirian Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 5(2), 45–53.
Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.
Rusman. (2012). Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Santrock, J. W. (2007). Educational Psychology. New York: McGraw-Hill.
Schunk, D. H. (2012). Learning Theories: An Educational Perspective. Boston: Pearson.
Siemens, G. (2005). Connectivism: A learning theory for the digital age. International Journal of Instructional Technology and Distance Learning, 2(1), 3–10.
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a Self-Regulated Learner: An Overview. Theory Into Practice, 41(2), 64-70.
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70.







