Bimbingan Klasikal Menggunakan Teknik Symbolic Modelling untuk Mengembangkan Sikap Mau Belajar pada Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.69896/modeling.v11i2.2371Keywords:
Bimbingan Klasikal, symbolic modelling Sikap Mau Belajar, sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai fenomena makna yang muncul terkait sikap mau belajar pada siswa sekolah dasar yang mendapatkan layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik symbolic modelling (menayangkan film animasi burung PIPER jangan takut mencoba). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Subjek pada penelitian ini adalah 25 siswa kelas 5 sekolah dasar di Bandung. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi pengamatan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan melihat berbagai makna dalam konteks pemberian layanan bimbingan klasikal menggunakan teknik symbolic modelling dan melihat berbagai dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) tokoh yang menjadi model perilaku siswa yang digambarkan memiliki sikap mau belajar yang tinggi adalah influencer, tokoh nasional, atau tokoh ilmuwan, 2) siswa menyadari bahwa sikap mau belajar ini sangat penting dimiliki oleh setiap individu karena berdampak terhadap prestasi akademik, pengembangan potensi diri, dan persiapan untuk masa depan, dan 3) siswa mampu mengidentifikasi berbagai sikap mau belajar seperti tidak mudah menyerah, berani, belajar dari kesalahan atau belajar dari orang lain, mandiri, kerja keras, dan sungguh-sungguh. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pendidikan terutama dalam mengembangkan sikap mau belajar pada siswa sekolah dasar dengan menggunakan layanan bimbingan klasikal dengan teknik symbolic modelling.
Downloads
References
Andriati, N. (2015). Pengembangan Model Bimbingan Klasikal dengan Teknik Role-Playing untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri. Jurnal Bimbingan Konseling, 4(1), 36-42.
Anggraini, R. D., Aulia, F., & Taqiyuddin, M. (2020). Bimbingan Klasikal untuk Meningkatkan Pemahaman Resiko Pernikahan Dini Remaja. Jurnal Konseling Pendidikan, 4(2), 33-46. https://doi.org/10.29408/jkp.v4i2.3078.
Bandura, A. (1962). Social Learning through Imitation. In M. R. Jones (Ed.), Nebraska Symposium on Motivation, 10, 211-269.
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall
Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Blocher, D. H. (1966). Developmental Counseling. New York: Ronald Press Co
Boundless Psychology. (2016). Bandura and observational learning. Boundless Psychology. Retrieved from https://www.boundless.com/psychology/textbooks/boundless-psychology-textbook/learning-7/cognitive-approaches-to-learning-48/bandura-and-observational-learning-203-12738/.
Bowman, W. (1998). Music as Experienced, In W. Bowman (Ed.), Philosophical Perspectives on Music (pp. 254–267). New York, NY: Oxford University Press.
Cahyaningtyas, D., Wardani, N. S., & Yudarsa, N. S. (2023). Upaya Peningkatan Hasil Belajar dan Sikap Kerjasama Siswa Melalui Penerapan Discovery Learning. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(1), 59-67. https://doi.org/10.24246/j.js.2023.v13.i1.p59-67.
Chairiyati, L. R. (2013). Hubungan Antara Self-Efficacy Akademik dan Konsep Diri Akademik dengan Prestasi Akademik. Humaniora, 4(2), 1125-1133. https://doi.org/10.21512/humaniora.v4i2.3553.
Connolly, G. J. (2017). Applying Social Cognitive Theory in Coaching Athletes: The Power of Positive Role Models. Strategies: A Journal for Physical and Sport Educators, 30(3), 23–29. https://doi.org/10.1080/08924562.2017.1297750.
Drejer, A., & Riis, J. O., (1999). Competence Development and Technology: How Learning and Technology can be Meaningfully Integrated. Technovation, 19(10), 631–644. doi:10.1016/s0166-4972(99)00064-4
Fauzi, I., & Chano, J. (2022). Online Learning: How Does It Impact on Students’ Mathematical Literacy in Elementary School?. Journal of Education and Learning, 11(4), 221-234. https://doi.org/10.5539/jel.v11n4p220.
Fatimah, D. N. (2017). Layanan Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Self-Control Siswa SMP Negeri 5 Yogyakarta. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 14(1), 25-37. https://doi.org/10.14421/hisbah.2017.141-03.
Freeman, K. A. (2002). Modeling. In Hersen, W., & Sledge, M. (Eds.), Encyclopedia of Psychoteraphy, 2, 147-154.
Fridaram, O., Istharini, E., Cicilia, P. G. C., Nuryani, A., & Wibowo, D. H. (2021). Meningkatkan Konsentrasi Belajar Peserta Didik dengan Bimbingan Klasikal Metode Cooperative Learning Tipe Jigsaw. Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 161–170. https://doi.org/10.24246/jms.v1i22020p161-170.
Garba, S. A., Yusuf, B., & Nur, A. H. B. (2015). Toward the Use of Technology and 21st Century Teaching-learning Approaches: The Trend of Development in Malaysian Schools within the Context of Asia Pacific. International Journal of Emerging Technologies in Learning (iJET), 10(4), 72?81. https://doi.org/10.3991/ijet.v10i4.4717.
Geltner, J. A., & Clark, M. A. (2005). Engaging Students in Classroom Guidance: Management Strategies for Middle School Counselors. Professional School Counseling, 9(2), 164-166. https://doi.org/10.1177/2156759X0500900213
Goleman, D. (1995). Emotional Inteligence. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Gothard, B., Mignot, P., Offer, M. (2001). Career Guidance in Context. London: Sage Publication
Gysbers, N. C., & Henderson. (2005). Developing And Managing Your School Guidance and Counseling Program fourth Edition. USA: ACA.
Hatuno?lu, B. Y. (2021). The Impressions of School Managers on Psychological Counseling and Guidance Services: A Descriptional Study. African Educational Research Journal, 9(1), 160-167. https://doi.org/10.30918/AERJ.91.21.021
Kartadinata, S. (2011). Menguak Tabir Bimbingan dan Konseling sebagai Upaya Pedagogis. Bandung: UPI Press
Kemendikbud. (2014). Modul Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013. Jakrta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaandan Penjaminan Mutu Pendidikan.
Kemendikbud. (2016). Panduan Operasional Penyelenggaraan (POP) Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar. Jakarta: Kemendikbud.
Laila, Q. (2015). Pemikiran Pendidikan Moral Albert Bandura. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 2(1), 21-36. https://doi.org/https://doi.org/10.36835/modeling.v2i1.45
Lestari, I., Hidayati, R., & Zamroni, E. (2015). Model Development of Information Services with Symbolic Model Techniques to Develop Independence Academic of Elementary School Children in The District of Kudus City Lessons 2014/2015. Guidena | Journal of Guidance and Counseling, 5(2), 31-44.
Lutfiwati, S. (2020). Motivasi Belajar dan Prestasi Akademik. Al-Idarah: Jurnal Kependidikan Islam, 10(1), 53-63. https://doi.org/10.24042/alidarah.v10i1.5642
Mahzum. (2015). Saintifik-Visingatan untuk Meningkatkan Pengetahuan Materi Gelombang pada Siswa Kelas XI TKR 1 Semester 1 SMK Negeri 3 Semarang Tahun Pelajaran 2014/2015. Phenomenon: Jurnal Pendidikan MIPA, 5(2), 69-78. https://doi.org/10.21580/phen.2015.5.2.81
Mansyur, A. I., & Kusuma, R. A. M. (2019). Webinar sebagai Media Bimbingan Klasikal Sekolah untuk Pendidikan Seksual Berbasis Online (Meta Analisis Pedagogi Online). Jurnal Suloh, 4(1), 26-30.
Maramis, R. A., (2021). Pengaruh Bimbingan Klasikal dengan Teknik Symbolic Modeling untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Prosiding University Research Colloquium, 793-804.
Marzuki, I., & Hakim, L. (2019). Strategi Pembelajaran Karakter Kerja Keras. Rausyan Fikr. 15(1), 79-96
McDaniel, H.B., Lallas, J. E., & Saum, J. A. (1961). Readings in Guidance. New York: The Viking Press.
Mcleod, S. (2024). Albert Bandura’s Social Learning Theory. Simply Psychology. In Albert Bandura's Social Learning Theory In Psychology (simplypsychology.org).
Mubin, M. N. (2021). Pendekatan Kognitif-Sosial Perspektif Albert Bandura pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Edureligia, 5(1), 92-103
Muqodas, I. (2015). Mengembangkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar. Metodik Didaktik, 9(2), 25-33.
Mustofa, K., Gading, I. K., & Putri, D. A. W. M. (2023). Classical Guidance Service Tools to Increase the Creativity of Junior High School Students. Bisma The Journal of Counsling, 7(1), 84-90. https://doi.org/10.23887/bisma.v7i1.58804.
Novianti, S. T., & Hafiani, A. (2018). The Effectiveness of Symbolic Modeling Techniques for Students’ Emphatic Development. Proceedings of the 1st International Conference on Educational Sciences (ICES 2017), 1, 38-45.
Nurafni, A. (2020). Pengaruh Kerja Keras, Sikap Pantang Menyerah dan Tanggung Jawab terhadap Keberhasilan Usaha Pedagang di Pasar Tradisional Mode’ Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba dalam Perspektif Ekonomi Islam. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Nurihsan, A. J. (2006). Bimbingan dan Konseling dalam Berbagai Latar Kehidupan. Bandung: Refika Aditama.
Okoye, P. C. N & Nwadinigwe. 2013. The Relative Efficacy of Donald Super’s Theory on Adolescents’Career Choice in Lagos Metropolis. Journal of Emerging Trends in Educational Research and Policy Studies (JETERAPS), 4(1), 34-37.
Purwanto, N. M. (2014). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Hasil Belajar.
Qur'ani. B. (2023). Belajar dan Pembelajaran. Makassar: CV Tahta Media Group.
Randles, C. (2012). Phenomenology: A Review of the Literature. Update: Applications of Research in Music Education, 30(2), 11-21. https://doi.org/10.1177/8755123312436988.
Rappetang., & Latif, S. (2022). The Development of an Android-based Classical Guidance and Counseling Service Application for Junior High Schools. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling, 8(2), 120-130. https://doi.org/10.26858/jpkk.v8i2.36454.
Rooke, S. E., & Malouff, J. M. (2006). The Efficacy of Symbolic Modeling and Vicarious Reinforcement in Increasing Coping-Method Adherence. Behavior Therapy, 37(4), 406–415. https://doi.org/10.1016/j.beth.2006.02.008.
Rifqi, H. M., Handayani, A., & Ajie, G. R. (2022). Efektivitas Layanan Bimbingan Klasikal dengan Metode Diskusi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMA N 3 Pati. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(2), 258–268. https://doi.org/10.31316/g.couns.v6i2.3465.
Rosidah, A. (2017). Layanan Bimbingan Klasikal untuk Meningkatkan Konsep Diri Siswa Underachiver Jurnal Fokus Konseling, 3(2), 154-162. https://doi.org/10.26638/jfk.53.2099.
Sabrina, R., & Yasmin, F. M. (2017). Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Motivasi Belajar Siswa dalam Proses Pembelajaran Matematika di Kelas V SD Negeri Garot Geuceu Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(4), 108-118.
Saleh, A. A. (2018). Pengantar Psikologi. Makassar: Aksara Timur
Santrock, J. W. (2012). Life-Span Development: Perkembangan Masa Hidup, Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
Slameto. (2010). Belajar & Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Tarmudji, T. (1998). Pengembangan Diri. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta.
Van Manen, M. (1990). Researching Lived Experience: Human Science for an Action Sensitive Pedagogy. New York, NY: SUNY Press
Wuryanti, U., & Kartowagiran, B. (2016). Pengembangan Media Video Animasi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Karakter Kerja Keras Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(2), 232-245.
Yanuardianto, E. (2019). Teori Kognitif Sosial Albert Bandura (Studi Kritis dalam Menjawab Problem Pembelajaran di Mi). Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(2), 94-111. https://doi.org/10.36835/au.v1i2.235







