Green Islam Education: Menanamkan Kesadaran Ekoteologis dalam Kurikulum Pendidikan Islam

Authors

  • Usman Yudi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69896/modeling.v12i1.2931

Keywords:

Islamic Education, Ecology, Ecotheology, Curriculum, Green Islam

Abstract

Krisis ekologis global menuntut pendekatan pendidikan yang mampu membentuk kesadaran ekologis berbasis spiritualitas. Artikel ini menawarkan konsep Green Islam Education sebagai model pendidikan Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologis dalam kurikulum. Pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam membentuk kesadaran ekologis berbasis tauhid, karena ajaran Islam sarat dengan prinsip keadilan lingkungan, keberlanjutan, dan amanah. Melalui pendekatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan ekologis, tetapi juga mengalami internalisasi nilai spiritual yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari ibadah. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi literatur dan bertujuan merumuskan strategi integratif kurikulum pendidikan Islam yang responsif terhadap isu ekologi.

Abstract

The global ecological crisis demands an educational approach capable of fostering ecological awareness grounded in spirituality. This article introduces the concept of Green Islam Education as a model of Islamic education that integrates eco-theological values into the curriculum. Islamic education holds great potential in cultivating ecological awareness based on tawhid, as Islamic teachings are rich with principles of environmental justice, sustainability, and trust (amanah). Through this approach, students not only gain ecological knowledge but also internalize spiritual values that encourage care for the environment as an act of worship. This study employs a qualitative-descriptive method based on literature review and aims to formulate integrative strategies for an Islamic education curriculum that is responsive to ecological issues.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu Dawud. (n.d.). Sunan Abi Dawud. Kitab al-Kharaj, Bab al-Ihya.

Al-Ghazali, A. H. (2005). Ihya’ Ulum al-Din (Juz 3). Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Qur’an al-Karim.

Al-Faruqi, I. R. (1992). Al-Tawhid: Its Implications for Thought and Life. Herndon: International Institute of Islamic Thought.

Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: The International Institute of Islamic Thought.

Azra, A. (1999). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Azra, A. (2002). Paradigma Baru Pendidikan Nasional: Rekonstruksi dan Demokratisasi. Jakarta: Kompas.

Capra, F. (1996). The Web of Life: A New Scientific Understanding of Living Systems. New York: Anchor Books.

Hermana, J. (2006). Islam dan Lingkungan Hidup. Jurnal Teknologi Lingkungan, 7(1), 17–24.

Langgulung, H. (1990). Pendidikan Islam dan Perubahan Sosial. Jakarta: Pustaka Al-Husna.

Nasr, S. H. (1996). Religion and the Order of Nature. New York: Oxford University Press.

Nasr, S. H. (1997). Man and Nature: The Spiritual Crisis of Modern Man. Chicago: ABC International Group.

Qaradawi, Y. (2001). Ri’ayah al-Bi’ah fi Syari’ah al-Islam. Beirut: Muassasah al-Risalah.

Tilaar, H. A. R. (2004). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

27-03-2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

“Green Islam Education: Menanamkan Kesadaran Ekoteologis Dalam Kurikulum Pendidikan Islam”. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 12, no. 1 (March 27, 2025): 482–495. Accessed March 5, 2026. https://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/2931.

Similar Articles

1-10 of 531

You may also start an advanced similarity search for this article.