Internalisasi Nilai Kedisiplinan pada Anak melalui Kisah Nabi Sulaiman As: Tafsir Tarbawi atas QS. Al-Naml/27: 15-31
DOI:
https://doi.org/10.69896/modeling.v11i3.3094Keywords:
internalisasi nilai, kedisiplinan anak, kisah nabi sulaiman as, tafsir tarbawi, pendidikan karakterAbstract
Kedisiplinan merupakan salah satu nilai karakter fundamental yang perlu ditanamkan sejak usia dini, khususnya pada anak usia Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. Namun, proses internalisasi nilai kedisiplinan pada anak sering menghadapi berbagai kendala, baik dari aspek metode maupun pendekatan pembelajaran yang kurang menarik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji internalisasi nilai kedisiplinan pada anak melalui kisah Nabi Sulaiman As sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Naml/27: 15–31 dengan pendekatan tafsir tarbawi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif berbasis studi kepustakaan (library research), dengan sumber utama Al-Qur’an serta didukung oleh kitab-kitab tafsir dan literatur pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa kisah Nabi Sulaiman As dan burung Hud-hud mengandung nilai-nilai kedisiplinan yang kuat, antara lain ketertiban, ketepatan waktu, ketegasan dalam menegakkan aturan, tanggung jawab, klarifikasi (tabayyun), serta komitmen dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai tersebut terefleksi dalam sikap Nabi Sulaiman As sebagai pemimpin dan respons burung Hud-hud terhadap teguran dan amanah yang diberikan. Kisah Al-Qur’an terbukti memiliki potensi edukatif yang strategis dalam menanamkan nilai kedisiplinan karena bersifat naratif, menarik, dan sarat dengan dimensi spiritual-transendental. Dengan demikian, pendekatan kisah Qur’ani melalui tafsir tarbawi dapat dijadikan alternatif efektif dalam pendidikan karakter anak, khususnya dalam internalisasi nilai kedisiplinan.
Downloads
References
Al-Qur`an dan Terjemahnya.
Ali, Abdullah Yusuf. The Holy Qur’an: Text, Translation, and Commentary. Maryland: Amana Corp, 1983.
al-Bâqî, Muhammad Fu`âd ‘Abd. Al-Mu’jam al-Mufahras li Alfâzh al-Qur`ân, Indonesia: Maktabah Dahlan, t.th.
Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi ketiga, cetakan ke-III. Jakarta: Balai Pustaka, 2005.
al-Fairûzâbâdî, Abû Thâhir bin Ya’qûb. Tanwîr al-Miqbâs min Tafsîr Ibn ‘Abbâs. Bairût: Dâr al-Fikr, 1995.
Hamka, Tafsir al-Azhar. Jakarta: Gema Insani, 2015.
Hassan. A, Tafsir Al-Furqan, Bangil: DDI, 1420 H.
Katsir, Ibnu, Kisah Para Nabi: Sejarah Lengkap Kehidupan Para Nabi sejak Adam As hingga Isa As, terj. Saefulloh MS, Jakarta: Qisthi Press, 2020.
al-Mahallî, Jalâl al-Dîn bin Muhammad bin Ahmad, dan Jalâl al-Dîn ‘Abd al-Rahmân bin Abî Bakr al-Suyûthî, Tafsîr al-Qur`ân al-‘Adzîm. Surabaya: Dâr al-‘Ilm, t.th.
Al Munawwar, Said Agil Husin. Al-Qur`an Membangun Tradisi Kesalehan Hakiki. Tangerang: Ciputat Press, 2005.
al-Sa`dî, ‘Abd al-Rahmân bin Nâshir. Taysîr al-Karîm al-Rahmân fî al-Tafsîr al-Kalâm al-Mannân. Kairo: Dâr al-Manâr, 2002.
Shihab, M. Quraish. Wawasan al-Qur`an: Tafsir Maudlu’i atas Pelbagai Persoalan Umat, cetakan XVII. Bandung: Mizan, 2006.
--------. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati 2000 M / 1428 H.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Achmad Muchammad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







