Pengembangan Tari Pendidikan bagi Siswa Sekolah Dasar Fase A
DOI:
https://doi.org/10.69896/modeling.v11i1.2190Keywords:
Seni tari, bahan ajar praktik, fase A sekolah dasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tari pendidikan sebagai bahan ajar praktik seni tari bagi siswa sekolah dasar di fase A. Metode penelitian menggunakan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Hasil penelitian berupa draf produk bahan ajar praktik seni tari yang berisi 6 tarian dengan menggunakan lagu anak, lagu daerah, dan lagu umum yang sesuai dengan perkembangan anak. Tari disusun dalam format tunggal dengan mengembangkan pola gerak di tempat, dan pola gerak berpindah tempat. Empat tari disusun agar bisa ditarikan oleh siswa laki-laki dan perempuan, dan 2 tari disusun dengan karakter gerak yang berbeda agar siswa mampu membedakan karakter gerak putra dan putri.
Downloads
References
Asmarani, Dkk. 2023. Card Dance Inovasi Media Pembelajaran Seni Tari Sebagai Wujud Pengenalan Budaya Pada Mahasiswa Pada Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(2), 289-302.
Astuti, F. 2016. Pengetahuan & Teknik Menata Tari Untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.
Astuti, S. & Sepdwiko, D. 2023. Pembelajaran Tari Kreasi Menggunakan Model Pembelajaran Explicit Instruction. Sitakara, 8(1), 147-158.
Asyifah, S., Masunah, J. & Barnas, B. 2022. Penggunaan Video Pembelajaran Tari Dari YouTube Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama. Ringkang, 2(1), 164-176.
Cahyadi, R, A, H. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis ADDIE Model. Halaqa, 3(1), 35-43.
Darmayanti, Dkk. 2022. Pendampingan Pembelajaran Seni Tari Di SD. Jurnal Abdi, 8(1), 8-14.
Desfiarni. 2009. Rangsang Awal Sebagai Motivasi Dalam Pembelajaran Koreografi Di Jurusan Pendidikan Sendratasik. Jurnal Bahasa Dan Seni, 10(2), 75-80.
Hakim, R. 2012. Pembelajaran Seni Budaya Di Era Global (Sebuah Tantangan Baru Yang Dihadapi Pendidik Seni). Proceeding Of International Seminar On Languages And Arts. 296-299.
Hidajat, R. 2017. Kreativitas Koreografi Pengetahuan dan Praktikum Koreografi Bagi Guru. Malang: Surya Pena Gemilang.
Hikmah, S, N. & Malarsih. 2022. Metode Pembelajaran Seni Tari Bagi Siswa Tunarungu Tingkat Sekolah Menengah Pertama Di Slb N Slawi Kabupaten Tegal. Jurnal Seni Tari, 11(2), 188-200.
Jazuli, M. 2010. Model Pembelajaran Tari Pendidikan Pada Siswa SD/MI Semarang. Harmonia, 10(2), 21-39.
Kusnanto, R.A.B. & Frima, A. 2022. Perspektif Belajar Dengan Seni Di Sekolah Dasar. Jurnal Perspektif Pendidikan, 16(2), 286-295.
Munawaroh, H. 2017. Implementasi Pembelajaran Tari Dalam Mengembangkan Aspek Perkembangan Anak Usia Dini. Golden Age, 2(2), 25-34.
Murgiyanto, S. 1992. Koreografi. Jakarta: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan.
Nayono, dkk. 2011. Karya Ki Hadjar Dewantara: Bagian Pertama Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa.
Rahmah, N. & Lismawati. 2018. Meningkatkan Kemampuan Apresiasi Tari Anak Melalui Tari Kreasi. Jurnal Tunas Cendekia, 1(1), 15-21.
Soetopo, S. 2015. Pembelajaran Seni Di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Sekolah Dasar, 2(1), 25-32.
Suharto. 2012. Problematika Pelaksanaan Pendidikan Seni Musik Di Sekolah Kejuruan Non Seni. Harmonia, 12(1), 87-94.
Wardani, P, K., Cahyadi, O. & Yetti, E. 2023. Meningkatkan Apresiasi Tari Tradisional Melalui Model Pembelajaran Case Based Learning. Jurnal Pendidikan Tari, 3(2), 37-49.
Wulandari, R., Zufriady., & Hermita, N. 2022. Pengembangan Media Pembelajaran Tari Berwawasan Peduli Lingkungan Di Sekolah Dasar. Primary, 11(2), 361-375.
Yetti, E. & Juniati, I. 2016. Implementasi Model Pembelajaran Tari Pendidikan Untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Melalui Metode Pembelajaran Aktif (Pengembangan Model Di Taman Kanak-Kanak Labschool Jakarta Pada Kelompok B). Jurnal Pendidikan Usia Dini, 10(2), 385-400.







