Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Ditinjau dari Minat Belajar

Authors

  • Ifada Nurma Devia Fachrunnisa Universitas Muria Kudus
  • Jayanti Putri Purwaningrum Universitas Muria Kudus
  • Sumaji Sumaji Universitas Muria Kudus

DOI:

https://doi.org/10.69896/modeling.v11i1.2244

Keywords:

Kemampuan Berpikir Kritis, Minat Belajar, Pendidikan Menengah Pertama

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya siswa yang belum mempunyai keseimbangan antara kemampuan berpikir kritis dengan minat belajarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui “Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa ditinjau dari Minat Belajar†kelas VIII D MTs Ma’ahid Kudus.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deksriptif yang dilaksanakan di kelas VIII D MTs Ma’ahid Kudus dengan subjek penelitian berjumlah 24 siswa. Subjek penelitian ini dipilih berdasarkan minat belajar siswa yang telah dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Kemampuan Berpikir Kritis ini dikelompokkan menjadi 3 kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data diambil melalui tes kemampuan berpikir kritis dan pengisian angket minat belajar. Analisis data dimulai dengan memahami seluruh data kemudian dikelola dengan berbagai sumber, yaitu hasil tes tertulis kemampuan berpikir kritis dan lembar angket. Hasil penelitian ini akan memberikan wawasan tentang hubungan antara minat belajar siswa dan kemampuan berpikir kritis siswa, serta memperkaya pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kemampuan berpikir kritis di tingkat pendidikan menengah pertama.

Jika ditelaah kembali menurut tahapan Polya maka subjek yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi memenuhi semua urutan dalam menyelesaikan masalah yaitu memahami masalah, membuat rencana untuk menyelesaikan masalah, melaksanakan rencana tersebut, dan yang terakhir mengecek ulang hasil yang sudah didapatkan, sedangkan  yang memiliki kemampuan berpikir kritis sedang memenuhi  tiga urutan dalam menyelesaikan masalah yaitu memahami masalah, membuat rencana untuk menyelesaikan masalah dan  melaksanakan rencana tersebut dan untuk subjek yang memiliki kemampuan berpikir kritis rendah hanya memenuhi satu urutan dalam menyelesaikan masalah yaitu memahami masalah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, H. Z., & Sik, M. S. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.
Apiati, V., & Hermanto, R. (2020). Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Memecahkan Masalah Matematik Berdasarkan Gaya Belajar. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 167-178.
Azhari, M. T., Al Fajri Bahri, M. P., Asrul, M. S., & Rafida, T. (2023). Metode penelitian kuantitatif. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., ... & Waris, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. Get Press.
Hasibuan, L., Elindra, R., & Harahap, S. D. (2022). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis di Tinjau Dari Minat Belajar Matematika Siswa Selama Pandemi. JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal), 5(1), 48-52.
Ismayanti, W., Santosa, C. A. H. F., & Rafianti, I. (2022). Minat Belajar, Efikasi Diri, dan Kemampuan Berpikir Kritis Berpengaruh Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(3), 943-952.
Jaya, I. M. L. M. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif: Teori, Penerapan, dan Riset Nyata. Anak Hebat Indonesia.
Kodu, H. I., Muzaki, A., & Wahyudi, E. (2019). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IX di SMP Swasta
Rangga Rame Pada Materi Statistika Tahun Ajaran 2019/2020. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Sumba, 1(2), 111-119.
Kurniawati, D., & Ekayanti, A. (2020). Pentingnya berpikir kritis dalam pembelajaran matematika. PeTeKa, 3(2), 107-114.
Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode penelitian kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).
Lestari, K. E & Yudhanegara, M. R (2017). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Refika Aditama.
Muliani, R. D. M. R. D., & Arusman, A. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar peserta didik. Jurnal Riset Dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 133-139.
Nugraha, R., Mudrikah, A., & Saputra, S. (2022). Pengaruh Penerapan Model Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) terhadap Minat Belajar dan Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. UJMES (Uninus Journal of Mathematics Education and Science), 7(1), 54-62.
Rahmad, P., Dayangku, Y. G., & Mustamin, A. (2022). Analisis kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik smp ditinjau dari self efficacy. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 143-154.
Saputra, H. (2020). Kemampuan berfikir kritis matematis. Perpustakaan IAI Agus Salim, 2, 1-7.
Sarosa, S. (2021). Analisis data penelitian kualitatif. Pt Kanisius.
Setiana, D. S., & Purwoko, R. Y. (2020). Analisis kemampuan berpikir kritis ditinjau dari gaya belajar matematika siswa. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 7(2), 163-177.
Suciono, W. (2021). Berpikir kritis (tinjauan melalui kemandirian belajar, kemampuan akademik dan efikasi diri). Penerbit Adab.
Yunita, H., Meilanie, S. M., & Fahrurrozi, F. (2019). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Pendekatan Saintifik. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 425-432.

Downloads

Published

04-04-2024

Issue

Section

Articles

How to Cite

“Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Ditinjau Dari Minat Belajar”. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 11, no. 1 (April 4, 2024): 392–399. Accessed April 30, 2026. https://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/2244.

Similar Articles

1-10 of 620

You may also start an advanced similarity search for this article.