Pengembangan Komponen Bahan/Materi dalam Kurikulum PAI Multikultural

Authors

  • Sa'idur Ridlo IAI Al Khoziny Buduran

DOI:

https://doi.org/10.69896/modeling.v8i1.842

Keywords:

Kurikulum, PAI, Multikultural

Abstract

Isu mengenai perbedaan agama, suku, ras, dan antar golongan banyak ditemukan sebagai pemicu ketidakharmonisan hubungan antar sesama di masyarakat. Indonesia melebihi kebanyakan negara-negara lain merupakan negara yang tidak saja multisuku, etnik dan agama, tetapi juga multi budaya. Kemajemukan tersebut pada satu sisi merupakan kekuatan sosial dan keragaman yang indah apabila bersinergi dan saling
bekerjasama untuk embangun bangsa. Namun, pada sisi lain, kemajemukan tersebut akan menjadi pemicu dan penyulut konflik dan kekerasan yang dapat menggoyahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa apabila tidak dikelola dan dibina dengan tepat dan baik. Banyak peristiwa yang menunjukkan betapa dampak dari ketidak harmonisan ini terjadi di Indonesia, yang kemudian bermuara pada konflik horizontal, tidak hanya
gesekan secara psikis melainkan juga secara fisik, dan menimbulkan banyak korban, baik material maupun immaterial. Maka, disinilah diskursus dan implementasi multikulturalisme menemukan tempatnya yang berarti dan tentu saja pendidikan menjadi satu faktor penting.1 Berbagai fenomena tersebut seharusnya tidak dilihat sebagai hal yang biasa, tetapi perlu dipandang sebagai potensi yang bisa saja memungkinkan terjadinya disintegrasi di kalangan masyarakat bangsa. Karena itu, hal ini penting dipikirkan untuk mengembangkan dialog intelektual agar realitas perbedaan justru menjadi bonus sosial untuk
meningkatkan produktivitas kemanusiaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Khakim. 2018, Hak Asasi Manusia Dalam Perspektif Pendidikan Islam, Journal EVALUASI 2, no. 1.
Ali Maksum, 2011. Pluralisme dan Multikulturalisme: Paradigma Baru Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Malang: Aditya Media Pub.
B. Mahirah, 2017. Evaluasi Belajar Peserta Didik (Siswa), Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan 1, no. 2.
Baderiah, 2018 Buku Ajar Pengembangan Kurikulum, Palopo,IAIN Palopo, Banks, J.A. 1994 . An Introduction to Multicultural Education. USA: Allyn and Bacon Ltd.
Bekti Yuni Maharani, 2017. Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Benda Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA,” E-Jurnal Mitra Pendidikan 1, no. 5.
Casram Casram, 2016 .Membangun Sikap Toleransi Beragama dalam Masyarakat Plural,” Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya 1, no. 2.
Choirul Mahfud, 2006, Pendidikan Multikultural Cross-Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Daryanto, 2009. Panduan Proses Pembelajaran Kreatif & Inovatif . Jakarta: AV Publisher.
Khotimah Khotimah, 2011. Dialog Dan Kerukunan Antar Umat Beragama. Jurnal Ushuluddin 17, no. 2
Koko adya winata, 2020. Implementasi Pendidikan Multikultural di Era Revolusi 4.0. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management.1,no 2
M. Jamhuri,2018. “Humanisme Sebagai Nilai Pendekatan yang Efektif dalam Pembelajaran dan Bersikap, Perspektif Multikulturalisme di Universitas Yudharta Pasuruan,” AL MURABBI 3, no. 2.
Mardiah Kalsum Nasution, 2018. Penggunaan Metode Pembelajaran dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa,” Studia Didaktika 11, no. 01.
Martin Van Bruinessen, 2002 “Genealogies of Islamic Radicalism in Post-Suharto Indonesia”,dalam Jurnal Southeast Asia Research, Nomor. 2,
Ngainun Nai’im dan Achmad Sauqi, 2017 Pendidikan Multikultural: Konsep dan Aplikasi .Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Nurul Zuriah, 2011. Model Pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal dalam Fenomena Sosial Pasca Reformasi Di Perguruan Tinggi,” Jurnal Penelitian Pendidikan 12, no. 2
Paolo Freire, Ivan Illich, Erich From, 1998 Deschooling Society (Membebaskan Masyarakat dari Belenggu Sekolah), Terj. Sony Keraf, h. 232, Jakarta: Obor,
Ramayulis dan Samsul Nizar, 2009, Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia
Yaya Suryana dan A. Rusdiana, 2015 Pendidikan Multikultural: Suatu Upaya Penguatan Jati Diri Bangsa . Bandung: Pustaka Setia.
Zuhairi Misrawi, 2007. Al-Qur’an Kitab Toleransi: Inklusivisme, Pluralisme, dan Multikulturalisme Jakarta: Fitrah.

Downloads

Published

12-09-2021

Issue

Section

Articles

How to Cite

“Pengembangan Komponen Bahan Materi Dalam Kurikulum PAI Multikultural”. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 8, no. 1 (September 12, 2021): 153–169. Accessed May 8, 2026. https://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/842.

Similar Articles

1-10 of 155

You may also start an advanced similarity search for this article.